Apa sih Good Area Governance itu?…

Menurut Wikipedia, Good Governance itu apa ya?
In international development, good governance is a way of measuring how public institutions conduct public affairs and manage public resources in a preferred way. Governance is “the process of decision-making and the process by which decisions are implemented (or not implemented)”.[1] Governance in this context can apply to corporate, international, national, or local governance[1] as well as the interactions between other sectors of society.

The concept of “good governance” thus emerges as a model to compare ineffective economies or political bodies with viable economies and political bodies.[2] The concept centers on the responsibility of governments and governing bodies to meet the needs of the masses as opposed to select groups in society. Because countries often described as “most successful” are liberal democratic states, concentrated in Europe and the Americas, good governance standards often measure other state institutions against these states.[2] Aid organizations and the authorities of developed countries often will focus the meaning of “good governance” to a set of requirements that conform to the organization’s agenda, making “good governance” imply many different things in many different contexts.[3][4][5] The opposite of good governance, as a concept, is bad governance.[6]

Kurang lebih artinya dalam Bahasa Indonesia :

Dalam pembangunan internasional, pemerintahan yang baik adalah cara untuk mengukur bagaimana lembaga publik melakukan urusan publik dan mengelola sumber daya publik dengan cara yang disukai. Pemerintahan adalah “proses pengambilan keputusan dan proses dimana keputusan diimplementasikan (atau tidak diimplementasikan)”. [1] Tata kelola dalam konteks ini dapat diterapkan pada tata kelola perusahaan, internasional, nasional, atau lokal [1] serta interaksi antara sektor masyarakat lainnya.

Konsep “pemerintahan yang baik” dengan demikian muncul sebagai model untuk membandingkan ekonomi atau badan politik yang tidak efektif dengan ekonomi dan badan politik yang layak. [2] Konsep tersebut berpusat pada tanggung jawab pemerintah dan badan pemerintahan untuk memenuhi kebutuhan massa, bukan kelompok tertentu dalam masyarakat. Karena negara yang sering digambarkan sebagai “paling sukses” adalah negara demokrasi liberal, terkonsentrasi di Eropa dan Amerika, standar pemerintahan yang baik sering kali mengukur lembaga negara lain terhadap negara-negara ini. [2] Organisasi bantuan dan otoritas negara maju sering kali akan memfokuskan arti “tata kelola yang baik” pada serangkaian persyaratan yang sesuai dengan agenda organisasi, sehingga “tata kelola yang baik” menyiratkan banyak hal berbeda dalam banyak konteks berbeda. [3] [4] [5] Kebalikan dari good governance, sebagai sebuah konsep, adalah bad governance. [6]

Kuadran Intelegence vs Integrity by Bapak Guntur Hamonangan Hasibuan - PC KalTeng BGA
Kuadran Intelegence vs Integrity by Bapak Guntur Hamonangan Hasibuan – PC KalTeng BGA

Menurut website kompasiana :
Good Governance adalah suatu peyelegaraan manajemen pembangunan yang solid dan bertanggung jawab yang sejalan dengan prinsip demokrasi dan pasar yang efisien, penghindaran salah alokasi dana investasi dan pencegahan korupsi baik secara politik maupun secara administratif menjalankan disiplin anggaran serta penciptaan legal dan politican framework bagi tumbuhnya aktifitas usaha.

Area 1 di Regional Mentaya berada di Group BGA, “berkomitmen Menjadikan Good Area Governance“.
Menumbuhkan, berkeinginan kuat, disiplin dan konsisten di dalam setiap individu untuk selalu merasa terawasi (Perception of detection), sehingga terbentuk iklim kerja yang kondusif dan menguntungkan perusahaan, karyawan dan masyarakat (stakeholder).
Terus memberikan contoh kegiatan tracking merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan – membuka mata dan telinga segala sesuatu yang cenderung terjadi penyimpangan. Menindak tegas dan memberikan efek jera, jika terjadi penyimpangan (fraud).

Menjadikan sebuah organisasi atau Area menjadi Good Governance dibutuhkan :

  1. Surprise Check dari pimpinan yang diberikan amanah dan tanggung jawab untuk memegang suatu yang diamanahkan (tingkat Divisi/tingkat Estate/tingkat Area). Tujuannya untuk mengukur kinerja team/personil yang sebenarnya.
  2. Dibutuhkan keadilan dan ketegasan setiap pelanggaran yang terjadi.
  3. Semua tindakan atau apa yang dilakukan, harus dibuat report dan didokumentasikan dengan baik. Agar bisa ditracking (material tracking, administration tracking, people tracking, security tracking)
Konkrit tindakan mewujudkan Good Area Governance di Area 1 Regional Mentaya, Ruang Meeting CMNT - Senin 26 Oktober 2020
Konkrit tindakan mewujudkan Good Area Governance di Area 1 Regional Mentaya, Ruang Meeting CMNT – Senin 26 Oktober 2020

Ikuti Saya

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia
shares