Cara pandang

Beda Orang, Beda Cara Pandang

Dari gambar di atas kita bisa tahu bahwa setiap orang memiliki pandangan berbeda terhadap suatu hal. Hanya karena beda posisi melihat, angka 6 bisa menjadi angka 9 di mata orang lain. Lalu siapa yang salah, siapa yang benar? Tentu tidak ada yang salah. Semua hanya karena perbedaan sudut pandang (point of view).

Kita tidak bisa menuntut orang untuk satu pandangan dengan kita. Manusia diciptakan berbeda dari segi fisik dan kepribadian, dengan ciri khas yang menjadi pembeda satu dengan lainnya. Adanya perbedaan membuat pola pikir berubah dan pikiran menjadi terbuka. Adanya perbedaan membuat kita belajar, bahwa menghargai orang lain adalah sebuah keharusan. Adanya perbedaan membuat kita bisa berdiskusi dan berkolaborasi tanpa harus menyakiti. Adanya perbedaan akan melatih diri untuk melihat sesuatu tidak hanya dari satu sisi.

Pandanglah sesuatu dari berbagai sudut. Terutama dari segi positifnya. Karena jika hanya melihat dari segi negatifnya, yang ada bukannya bersyukur, tapi malah insecure. Jika kita sering merespon suatu kejadian dengan sudut pandang negatif, maka semuanya terlihat buruk, tidak ada yang baik. Beda halnya jika kita selalu merespon sesuatu dengan sudut pandang positif, maka hal negatif pun bisa berubah menjadi suatu hal yang baik.

Cara Pandang Seseorang
Cara Pandang Seseorang

Sering kita merasa kesal terhadap sesuatu, padahal itu baik buat kita. Contohnya ketika punya bos galak. Jika melihat dari segi negatifnya pasti tertekan, lelah, bahkan berpikir untuk resign. Padahal jika dilihat dari segi positifnya, punya bos galak bisa membuat mental kita kuat, kita dituntut untuk keluar dari zona nyaman, sehingga membuat kita bisa maju dan terus berkembang.

Maka dari itu, biasakan diri memandang segala sesuatu dengan sudut pandang positif. Bagaimana kita bisa mendapatkan hal baik jika pikiran kita dipenuhi dengan hal buruk. Padahal banyak hal yang terjadi dalam hidup merupakan manifestasi dari pikiran kita sendiri.

Tidak perlu merasa paling benar. Yang menurut kita benar, belum tentu benar di mata orang lain. Tak perlu saling menyalahkan, karena kebenaran mutlak di tangan Tuhan.

Beda Orang - Beda Cara Pandang
Beda Orang – Beda Cara Pandang

NgeRumpi, Bagus gak Sih?….

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

3 Comments

  1. Thanks Putri… ya ya ya.
    Penglihatan kita mempengaruhi proses kerja otak (mind process) – otak akan memberikan output – Output yang dihasilkan dari kerja otak tergantung ilmu, pengetahuan dan pengalaman kita. Output yang dihasilkan tergantung input yang diberikan. Jika input yang diberikan ke hal negatif, maka otak akan memberikan output yang negatif pula. Output yang dihasilkan dari proses kerja otak itu tidak salah, karena diri yang memanage nya. Output yang positif, akan memberikan dampak ke tindakan yang positif pula, di masyarakat ini pasti diterima (hukum positif), begitu sebaliknya. Pada prinsipnya, belajar lah terus tentang sesuatu yang baik dan selalu membuka diri menerima nasehat atau masukan dari orang lain.

    Prinsipilnya : ada fundamental yang harus selalu diikuti. Kita dicipitakan sebagai hamba dan punya kodrat masing-masing – idealnya ini tidak boleh dilanggar.

    Tulisan ini membuka wawasan baru bagi kita, untuk selalu belajar… belajar… belajar, sehingga membuat diri kita lebih baik. Kemauan, kesabaran dan keikhlasan kita semakin bertambah – lebih banyak mengkaji diri.

    Menjadi pribadi yang bermanfaat dan menghambakan diri ke Allah SWT, harapan bagi semua kita.
    Mari kita terus belajar dan selalu mengkaji diri kita.

    Semangat terus dan berikan yang terbaik.

  2. Cara berpikir itu dipengaruhi banyak hal, misalnya: trauma masa lampau, kawan pergaulan, tingkat sosial, tingkat pemahaman, tingkat pendidikan, emosi, dll. So berbeda itu nyata dan biasa, namun jika ada sahabat dan kawan kita punya cara berpikir negatif maka tugas kita mengajari dan mempengaruhinya agar berpikir positif. Mengapa berpikir positif itu penting?? untuk membuat kita senantiasa mau belajar, memperbaiki diri, dan melihat jauh terkait apa yang bisa saya petik dari setiap kejadian. Sekedar saran untuk melatih cara berpikir positif: yakini bahwa segala sesuatu yg terjadi dalam hidup tidak ada kebetulan, untuk setiap kesempatan bahkan musibah sekalipun ada saja yang bisa kita petik pelajrannya. Jika tidak memiliki cara pikir positif maka: akan merasa tertekan, minder, selalu merasa benar, tidak terima di koreksi, dll . Jika selalu negatif thinking yg rugi diri sendiri (ga berkembang). So, mari berpikir positif

    1. Belajar mengakui kelemahan dan kesalahan diri jauh lebih baik, daripada kita berlindung dari kesalahan, menutupi diri dari nasehat orang lain, egoisme ekstrim dan yang paling parah lagi sudah merasa hebat/jago/pintar. Merasa orang lain tidak ada apa2nya… Ini SANGAT BERBAHAYA.

      Belajarlah dari orang-orang yang sudah berhasil/orang sukses, mereka selalu belajar… belajar… belajar (bisa dari buku dan pengalaman orang lain).

      Mari belajar “berpikir dan berjiwa besar”

  3. The Most Popular Traffic Exchange
    Peluang Mendulang Profit di Masa Pandemi Covid 19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia