Bekerja dengan Hati

Bekerja dengan Logika serta Hati yang Tulus (“Loyalitas”)

Mengapa bila bekerja itu dengan Logika serta Hati yang Tulus? sebab bekerja itu melemahkan ego lalu setiap pelemahan ego merupakan jalan melembutkan hati sehingga tidak ada hati yang lebih kasar selain hati para pemalas serta ego yang tinggi. Bila kita berfikir secara gelas kosong istilahnya atau berfikir jernih dehh, suatu pekerjaan itu tidak akan ada tercapainya kalau sudah mementingkan Egoisme diri dan selalu Pamrih apalagi yang kita kerjakan tidak tulus dari Hati malah dapat membuat kita semakin tidak terarah dan selalu sikap menggampangkan pada akhirnya yang kita timbulkan bisa juga menyepelekan. Pada umumnya manusia itu diciptakan Sang Maha Kuasa memiliki kekurang serta kelebihan sesuai dengan porsir nya masing-masing.

Bekerja dengan Hati
Bekerja dengan Hati

Kita berangkat pada niatan awal kita dahulu bekerja itu untuk apa sihh sebenarnya…?
Mari kita tanyakan pada hati kecil kita terlebih dahulu seperti apa jawabannya dongg. Seharusnya dan Sepatutnya bila kita bekerja itu utamakan dahulu itikat baik kita sehingga pada akhirnya kita bisa bekerja menggunakan dengan logika dan ketulusan hati nantinya. Bila kita kaji lebih dalam pekerjaan kita “Keringat diperah sudah, otak dikuras habis. Tapi kalau Nurani tidak Difungsikan, Pekerjaan hanya jadi Beban” pada akhirnya ya hanya kesia-sia yang akan kita dapat pada akhirnya. Maka lebih baiknya “Bila kita mengerjakan sesuatu, maka kerjakanlah dengan sepenuh hati. Jika kita bekerja dengan Seadanya, hasil yang kita dapat pun maka Seadanya juga”  sebab, yang bertanggung jawab terhadap kehidupan anda adalah anda sendiri, bukan lingkungan sekitar anda. Tanamkan hal-hal yang positif dahulu pada pikiran kita, kosongkan dahulu hati kita menjadi gelas kosong agar dapat ketika kita melakukan suatu pekerjaan tersebut dengan baik, tulus serta menggunakan logika dan pada akhirnya akan membuat pekerjaan itu dapat irama nya apalagi bila kita menjadikan pekerjaan kita tersebut suatu kebiasaan (habbit) yang baik serta positif.

Bekerja dengan Logika serta Hati yang Tulus itu bila kita pahami dan kaji lebih luas banyak arti serta maknanya…
– Menuntaskan masalah misalnya kita seharusnya dapat memakai Logika kita dongg…
– Jangan pamrih dahulu bila kita sudah melakukan suatu pekerjaan..
– Tidak boleh Nge-Bos in gaes, kita juga seharusnya paham tugas dan tanggung jawab kita..
– Jangan selalu semena-mena memerintah, selalu gunakan (Meminta Tolong, Mengucapkan Terimakasih)
– Pahami dan Lihat Kondisi rekan kerja kita..
– Memanusia kan Manusia pada intinya…..
– Lakukan…Lakukan…Lakukan suatu perubahan tersebut, Bergerak tanpa Henti (Hal Positif)…
– Buat pekerjaan kita ini bermanfaat bagi banyak orang..
– Jangan sampai merugikan orang lain dengan kita bekerja saat ini…
– Selalu kita seharusya mengucapkan Syukur pada Sang Maha Kuasa…
– dan lain-lain (Kasih Komentar Gaes)

Bekerja dengan Hati dan pikiran Positif
Bekerja dengan Hati dan pikiran Positif

Jadi, seharusnya kita dapat menyadari bila kita bekerja dengan Logika serta Hati yang Tulus , kita tidak perlu takut hal apapun yang ada pada hadapan kita sebab, kita sudah melakukan kebaikan tersebut pada niatan awal kita bekerja. Masalah hasil kinerja kita cukup serahkan pada Sang Maha Kuasa, karena penilaian yang paling Mutlak dan sangat Berharga sebenarnya adalah dari dia Sang Maha Kuasa. Tidak perlu kita berharap dinilai bagus pada kerjaan yang telah kita lakukan sebelumnya, tidak perlu kita seharusnya mengharapkan pujian atas apa yang kita raih sebelumnya, dan tidak semestinya juga kita berharap pada manusia bahwasanya kinerja dan perbuatan kita sudah baik dan benar. Kita kembalikan ke fokus utama dahulu niatan awal kita bekerja itu untuk apa dan seperti apa, agar semuanya lebih jelas dan tetap pada jalur yang baik kita lakoni.

Pekerjaan yang kita senangi biasanya dapat mendorong etos keikhlasan dan jadikan pekerjaan tersebut sebagai ladang amal dengan demikian kita dapat menganggap pekerjaan kita bukan  sebagai beban yang mendatangkan stress tetapi sebagai jalan untuk melatih diri menjadi orang yang lebih sabar dan ikhlas tentunya. Ingat buang rasa Egoisme diri yang ada pada kita dan tanamkan Kesabaran yang lebih pada Hati kita agar kelak pekerjaan seperti apa pun yang kita jalani, bisa berjalan dengan baik

 

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

2 Comments

  1. Mantaps… mantaps… mantapss… membuka wawasan agar bekerja dengan hati yang tulus dan loyalitas tanpa batas (unlimited of loyality).
    Bekerja pastilah dihadapkan dengan tantangan, hambatan dan cobaan. Seringkali dihadapkan dengan ketidaksesuaian realita alias berbeda dengan kenyataan. Di sinilah fungsi kita sebagai makhluk sosial.

    Di saat ada yang butuh bantuan, jika kita bisa membantu… bantulah !
    Saat ada yang butuh pembelajaran, dan kita bantu untuk mengajarinya… ajarilah !
    Saat ada yang butuh nasehat, dan kita bantu untuk menasehati… nasehatilah !
    Saat ada yang butuh pompa semangat, dan kita bantu untuk memberikan spirit… maka berikan lah spirit itu !

    Letak keindahaan hidup ini, ya bisa saling mengisihi, saling menasehati, saling memberikan dorongan, saling membantu, saling bekerjasama.

    Kita butuh orang lain, untuk menjadikan kita lebih baik dan lebih mengenal diri kita.

    Saya pikir 3 kata ajaib yang pernah dituliskan salah satu teman kita : tolong, terimakasih dan maaf.
    Tulisan lengkapnya dapat dibaca di sini ya :

    Together We Grow “Bersama Kita Tumbuh”

    Ya ya ya…
    Awalilah pekerjaan dengan nilai yang tulus, hati yang ikhlas dan loyalitas tanpa batas – gak usah pamrih deh – gak usah minta dinilai – karena segala sesuatu yang dimulai dengan itu, cenderung hasilnya juga akan baik… percayalah !

    Seperti yang sering saya sampaikan, “Apa yang ada di pikira kita, itulah yang bakal terjadi”. Jika kita selalu berpikir GAGAL, ya cenderung gagal hasilnya. Jika kita cenderung BERHASIL atau SUKSES, ya cenderung hasilnya juga akan SUKSES. Menuju kesuksesan itu pastilah membutuhkan pengorbanan, semangat yang tinggi, pikiran yang positif, kemauan yang keras, loyalitas tanpa batas, semangat belajar yang tinggi dan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh orang-orang sukses.

  2. Mengapa ini dituliskan sebab akibatnya adalah :
    – Sebab di zaman modern (milineal) sudah untuk menemukan orang yang berdedikasi tinggi (loyalitas) serta memakai hati disaat memegang amanah yang dipercayakan padanya.
    – Akibatnya adalah akan banyak yang merasakan kerugian tersebut dimana ditengah tengah ada nya orang yang tidak bisa loyal dan bekerja tidak memakai hati.

    Jadi dapat saya simpulkan adalah, mari kita tingkatkan kepedulian serta Loyalitas dan hati kita ini dalam bekerja agar pekerjaan kita itu dapat bermanfaat bagi tempat kita bekerja sehingga ke orang lain juga ada maknanya. Alangkah indah nya bila kita bekerja dapat bermanfaat bagi orang lain serta tempat kita bekerja.

    Dengan cara apa kita bisa mengimplementasikan nya adalah :
    – jangan pernah kita pamrih dengan apa yang kita kerjakan
    – selalu lakukan pekerjaan itu setiap harinya ada peningkatan
    – buat metode (cara-cara) terbaru dalam pekerjaan
    – lakukan dahulu yang bisa kita lakuin pekerjaan tersebut
    – pakai Logika, Hati serta Loyalitas kita disaat bekerja
    – tanamkan selalu kebaikan, taburkan juga kebaikan .
    Kurang lebih ini yang bisa saya share Gaes…

  3. The Most Popular Traffic Exchange
    Peluang Mendulang Profit di Masa Pandemi Covid 19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia