Dia Pergi!!!

Hari ini petir bersuara tepat menyambar diatas kepala ku. Seakan yang tidak pernah ku bayangkan terjadi. Dia Ibu ku, dia Yang membesar ku (Telah pergi) walaupun dia bukan ibu yang melahirkan ku tapi dia ibu yang membesarku dari kecil.
Kasih sayangnya yang lembut, kata- kata nya yang selalu ku ingat, tapi ibu sudah pergi. Bagaimana kondisi saya saat ini? Drop pasti baru saya sadarin saya ngeceng dan mudah nangis.
Walaupun dia bukan ibu asli ku dia selalu menjaga ku.
Walaupun dia bukan memberikan air susunya tapi dia selalu menjagaku.
Penyesalan ku dalam hidup ku tidak menggangkat telpon sebelum dia menutup mata selamanya.
Tetap jam 22.03 Wib dia menelpon ku. Dan dia pergi untuk selama 03.55 wib. Saat ini saya butuh bahu untuk bersandar dan saya butuh ayah untuk memeluk.
Saya ini anak kecil yang…
Kondisi saya ini saya drop, kondisi saya pengen di sayang.
Dari kecil saya belum pernah di sayangi oleh nama orang tua. Baru dia orang yang paling peduli dengan ku.
Tidak ada yang menyapa ku, tidak ada lagi yang menanyakkan kabar ku, tidak ada lagi yang akan menyambutku saat pulang, tidam yang akan merayakan ulang tahun yang akan terjadi dibulan ini.
Padahal hari selasa nanti hari yang sangat ku tunggu saat ibuku nelpon ku, tapi Tuhan punya rencana Tuhan sayang sama dia.
Doaku ku panjatkan semua Tuhan meberikan tempat yang lapang dan disisinya.
Hari ini dan kedepan saya harus mandiri, dan harus kuat. Harus semangat, karena banyak orang yang membutuhkan ku dan harus hidup untuk meneruskan hidup.
Karena jika aku gagal, maka pasti dia lebih sedih, tidak ada gagal dalam hidup ini.
Agar dia bahagia, karena sukses ku akan membuatnya bahagia.

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

3 Comments

  1. Berdoa adalah jawaban dari segalanya, Panjatkan Doa agar hati anda tenang, serta Almarhumah dapat beristirahat dengan tenang. Saya yakin dan percaya Beliau sudah ditempatkan disisi-Nya.
    Kita boleh dan sangat boleh untuk bersedih tetapi jangan sampai berlarut-larut karena itu juga tidak baik buat diri apalagi kepada Almarhumah, sebab beliau juga pada akhirnya tidak akan bisa tenang di Alam sana. Baiknya, kita kirimkan doa, serta mengikhlaskan kepergian beliau, agar beliau dapat beristirahat dengan tenang.
    Pada intinya setiap ada pertemuan akan ada perpisahan. Kita juga tinggal menunggu kapan kita akan dipanggil ke rumah-Nya. Persiapkan diri, Benahi diri, dan Perbanyak aman serta Ibadah kita agar bila kita dipanggil sewaktu waktu, kita sudah siap untuk Menghadap. Perbanyak Kaji diri, daripada Mengkaji diri Orang Lain.

  2. Pada suatu saat kita juga akan kembali…
    Sabar, ikhlaskan dan do’akan agar yang sudah berpulang ke pangkuanNya “diampuni segala dosanya dan ditempatkan yang terbaik di sisiNya”, Aamiin.
    Tidak ada gunanya untuk disesali…
    Tidak ada gunanya untuk diratapi…
    Tidak ada gunanya untuk merenung dan melamun terus menerus…
    Tidak ada gunanya menyalahkan…
    Tidak ada gunanya menyesali diri…

    Karena ini SUDAH TAKDIR dan KetentuanNya.
    Harus diyakinini dan dilakukan :

    1. Menjadi anak yang baik dan mendo’akannya.
    2. Mewujudkan apa yang diinginkan orang tua, waktu dia masih hidup.
    3. Ingat kata-kata terbaiknya, yang membuat Anda bangkit… bangkit… bangkit…

    Kau jangan larut dalam kesedihanmu Nak…
    Ada Ayah yang selalu memperhatikan dan mendorongmu…
    Ada Ayah yang selalu tegar (walaupun….)

    (red: tulisanmu Sosok Mu yang Tak Tergambarkan – “Walaupun tubuh mu yang luka tidak sempat untuk dibalut tapi Engkau masih berteriak “Bangkit,,,, bangkit,,,, kita bukan pecundang”)

    Ada Ayah yang punya keinginan kuat dan punya harapan buatmu

    Kau harus selalu kuat Nak… inilah hidup
    Kau harus JUJUR dalam hidupmu
    Kau masih punya harapan, bayangkan Ayahmu SUDAH TIDAK PUNYA HARAPAN (dia masih bisa senyum, dia masih berbagi… kau lihat sendiri).
    Perbanyak kau berdo’a ke TUHAN “minta kekuatan, minta kesabaran”.
    HARAM bagimu Nak, untuk melalukan hal-hal yang tidak disukai Tuhan
    STOP Demotivasimu… bangkitlah… bangkitlah… bangkitlah…

    Jadilah :
    “Kuda Pembajak, Berperilaku dan bersikap seperti Singa Gurun”

    Tidak usah kau bersedih lagi… Ada Ayah yang peduli terhadapmu.
    Jadilah Anak yang baik…

    Bangkitlah Nak…
    Bangkitlah Nak…
    Bangkitlah Nak…

    Kau itu Jenderal…
    Kau itu Pahlawan…
    Kau itu jadi contoh…
    Kau itu layak dan pantas menjadi PEMENANG…

    Ambil hikmah dalam setiap kejadian apapun dalam hidupmu
    Ini juga merupakan bukti Tuhan sayang samamu…
    Mungkin agar kau itu sadar…
    Mungkin agar kau itu tidak sombong…
    Mungkin agar kau itu semakin terbakar semangatmu meraih IMPIANmu
    Bangkit… raih cita-citamu.

  3. The Most Popular Traffic Exchange
    Ambil Keputusan Sekarang untuk Perubahan Hidup Anda - Take Action Sekarang dengan Komunitas Dash2 untuk Meraih Income Eksponensial di Bisnis eCommerce

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia