KEPEMIMPINAN ADALAH HAK ISTIMEWA

Kepemimpinan Adalah Tanggung Jawab, Bukan Hak Istimewa. Terlalu banyak orang merasa bahwa memiliki posisi kepemimpinan dan wewenang adalah hak yang diberikan Tuhan mereka. Mereka merasa lebih unggul daripada mereka yang bekerja atau pada apa yang disebut tingkat yang lebih rendah dalam organisasi. Saya sering melihat tingkat kesombongan dan hak tertentu yang dipamerkan oleh orang-orang dalam posisi kepemimpinan.

“Pemimpin bertanggung jawab atas keberhasilan dan mata pencaharian puluhan, ratusan, atau ribuan orang.”

Mereka harus selalu mengingat fakta ini dan tidak pernah bertindak dengan cara yang lebih kavaleri. Keputusan yang mereka buat, tindakan mereka, dan bagaimana mereka membawa diri berdampak pada komunitas yang besar dan beragam. Pemimpin harus rendah hati dalam sikap mereka dan fokus untuk melayani tim mereka terlebih dahulu, tidak dilayani oleh tim mereka dulu.

Salah satu dasar kepemimpinan yang penting tetapi sering terlupakan adalah rendah hati. Untuk menjadi pemimpin yang rendah hati kita harus terbuka terhadap pendapat dari orang lain, memberi kesempatan pada rekan kerja untuk mengerjakan tugasnya, berani mengakui kesalahan bila melakukannya, memposisikan diri bukan sebagai yang lebih baik, lebih pintar, atau lebih mahir dari yang lain, dan masih banyak lagi. Jika kita melakukan hal ini, maka di mana pun kita diposisikan sebagai pemimpin, baik dalam dunia kerja, pelayanan, bahkan keluarga, kita akan membuat orang yang kita pimpin merasa nyaman dan memberikan totalitas mereka dalam bekerja sama.

Pemimpin terbaik tanpa pamrih dan lebih peduli dengan kesejahteraan tim mereka bersama gelar pribadi mereka.

“SELALU INGAT BAHWA KEPEMIMPINAN ADALAH HAK ISTIMEWA. SAAT ANDA BERADA DALAM PERAN KEPEMIMPINAN, PENGARUH ANDA DAPAT MEMPENGARUHI KARIR DAN HIDUP MEREKA”

Kapal tidak tenggelam karena air di sekitarnya, kapal tenggelam karena air yang masuk ke dalamnya. Jangan biarkan apa yang terjadi di sekitar Anda masuk ke dalam diri Anda dan membebani Anda.

Salam Planter

Ade K Tarigan

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

2 Comments

  1. Hosting Unlimited Indonesia
  2. Saya merenung dan semakin mengkoreksi diri terhadap tulisan Anda ini :
    – Apakah saya sudah membuat lebih berhasil dari saya orang-orang yang saya pimpin?…
    – Apakah saya menjadi atasan yang “TIDAK MAU TAU”, “NGEBOSI” atau yang penting terima beres?…
    – Apakah keberadaan saya sudah membuat semuanya menjadi lebih baik atau malah semakin memburuk?…
    – Apakah semua yang diamanahkan ke saya, bisa saya jaga dengan baik?…
    – Apakah kehidupan karyawan-karyawan saya membuat masa depan mereka lebih baik atau malah semakin berhutang atau semakin terpuruk?…
    – Apakah AROGANSI yangs saya lakukan atau…..?….
    – Apakah… Apakah… Apakah… yang saya tanyakan ke dalam diri saya?…

    Thanks Mbro, tetap semangat dan selalu berbagi !

  3. The Most Popular Traffic Exchange

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia
shares