Key Success Performance BHS

Kualitas Panen Hancur!!! Apa yang Salah?

Berserak!!!

Hasil Pengecekan Harvesting (R1) tanggal 22 September 2020 di BAGE Divisi 4 Blok I05a dan I06a

  • Pengecekan Harvesting (R1) BAGE 4
    Pengecekan Harvesting (R1) BAGE 4

    Buah Tinggal: 2 jjg setara 0,66 Jjg/Ha

  • Buah Busuk: 14 jjg setara 4,68 Jjg/Ha
  • Berondolan tinggal: 176 butir setara 58,02 butir/Ha
  • Berondolan busuk: 6.252 butir/Ha setara 2085,94 butir/Ha
  • Berondolan TPH: 20 butir setara 2,0 butir/TPH
  • Buah tinggal TPH: 0 jjg setara 0 Jjg/TPH
  • Kentosan: 1216 Pokok setara 398,32 Pkk/Ha
  • ISOP Panen: 85,5%

Catatan     

  • Kokpit divisi Update
  • Notes potong buah ada
  • Alas berondol standar
  • Rekam mandor update
  • Master hancak tidak update
  • Quality check supervisi tidak sesuai real lapangan.

HANCUR!!! Apa yang salah?

Siapa yang salah? Saya yang salah, saya sebagai asisten divisi 4 BAGE belum bisa membawa tim BAGE baik, apalagi masalah hancak panen, sangat jelas hasil dari Pengecekan Harvesting tersebut, HANCUR!!!

Apa yang salah?

  1. Keinginan untuk meraih Performance Harvesting Excellent belum menjadi keinginan semua tim panen
  2. Field condition yang buruk mempengaruhi budaya kerja menjadi buruk (Under Prunning, brondolan busuk, kentosan)
  3. Jumlah Quality Check Supervisi masih sebatas menggugurkan kewajiban dan tidak sesuai real lapangan.
  4. Tidak ada pemberian Reward kepada pemanen yang bekerja baik.
Key Success Performance BHS
Key Success Performance BHS

Apa gunanya kehadiran saya disini kalau masalah yang sudah saya ketahui tidak bisa juga perbaiki? Memang semuanya butuh proses, tapi sampai kapan proses itu akan menghasilkan kalau bekerjanya belum seperti Kerbau. BANGKIT!!! Sebenarnya kita semua tahu bagaimana membuat Performance BHS Excellent, Dikutip dari Asisten Divisi 3 PNBE (Bpk. Langgus Alfonso S.) di acara Upskilling 28 Juli 2020 ada 7 Key Succes Performance BHS yaitu:

  1. Mengetahui Indikator Penilaian Performance
  2. Mengetahui kelemahan/ kelebihan SDM & Areal
  3. Mengklaster peringkat pemanen
  4. Coaching pada pemanen kelas terendah
  5. Membuat Jadwal Quality Check Supervisi Panen
  6. Minimalisir Turn Over
  7. Konsisten pemberian Reward dan Punishment

” Jika yang Kerja Baik tidak diberi Reward

     dan yang Kerja Buruk tidak diberi Sanksi

       Orang akan lebih memilih Bekerja Buruk”

                  dikutip dari kalimat Bpk. RH Region Mentaya (Doni Eka Putra)

Tetapi kembali lagi, perbaikan dimulai dari diri sendiri, Tingkatan Disiplin harus saya raih, dimulai dari:

a. Disiplin terhadap diri sendiri

b. Disiplin secara konsisten

c. Mendisiplinkan orang lain

” Mengalahkan Orang Bandel

                         adalah

                                  dengan Disiplin”

              dikutip dari kalimat Bpk PC Kalbar (Joko Catur Prasetyo)

Masalah >> Hadapi >> Pikirkan >> Lakukan.

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

11 Comments

  1. Keren… keren… keren… Kejujuran di atas segala-galanya. Salah satu indikator orang sukses/kaya/terkenal… menempel dan mendarah daging di dalam dirinya untuk selalu JUJUR.

    Never Give Up… Koreksi diri dulu !
    – Sudah kah Saya jujur?…
    – Sudah kah Saya Disiplin terhadap diri saya?…
    – Sudah kah saya mendemonstrasikan/mencontohkan yang baik?…
    – Sudah kah tugas dan tanggung jawab saya, saya lakukan dengan baik, benar dan jujur?…
    – Sudah kah daily activity saya, saya lakukan dengan serius, disiplin, konsisten dan bertanggung jawab?…
    – Sudah kah saya mengedukasi team saya?….
    – Sudah kah saya memanusiakan manusia?…
    – Sudah kah saya mengenggage (hubungan emosional) ke karyawan saya?…
    – Sudah kah saya buat lingkungan aman, nyaman, indah, bersih dan asri?…
    – Sudah kah kebutuhan mendasar karyawan (air, perumahan dan listrik) saya penuhi?…
    – Sudah kah saya ayomi karyawan saya dengan baik?…
    – Sudah kah saya buat semuanya menjadi lebih baik?…
    – Sudah kah… Sudah kah… Sudah kah…. tanya ke diri dulu ya.

    JUJUR untuk menjawabnya… Jika semua itu belum Anda lakukan, itulah penyebab akar masalah (root cause factor) perbaikan ke arah yang lebih baik SULIT untuk kita raih.

    Jika sudah Anda lakukan semuanya, yakinlah KEBAIKAN itu PASTI Anda raih, karena PROSES sudah Anda lakukan dengan benar serta perbanyak do’a ke Allah SWT.

    Demikian Mbro….

    1. Siap pak, saya kaji diri lagi pak. Masih banyak kekurangan saya. Terimakasih atas masukkannya. Sudah kah, sudah kah, sudah kah.. Saya akan ingat selalu kata kata ini pak. Saya akan lakukan semuanya, tugas dan tanggung jawab.
      Proses nya akan saya lakukan dengan benar pak, terimakasih supportnya..

      1. Lakukan satu perubahan diri setiap hari, jalankan disiplin dan konsisten… Sesederhana itu kok.

        Buang atau kubur KEMALASAN diri…
        Buang atau kubur NGEBOSI…
        Buang atau kubur KETIDAKJUJURAN…
        Berani menindak yang salah…
        Berlaku adil ke diri sendiri, baru ke orang lain…
        Pergunakan mata untuk melihat, sebelum Allah merubahnya menjadi tidak melihat…
        Menjadi diri yang membantu, bukan menjadi beban…
        Menjadi diri yang TIDAK KENAL MENYERAH…
        Menjadikan diri yang SELALU BELAJAR…

        TIDAK PERNAH BANGGA TERHADAP CAPAIAN TERBAIK, TETAPI CIPTAKAN SELALU ADA YANG KURANG ATAU SALAH DALAM DIRI….

  2. Yang dapat saya kutip pak …..
    Bekerja Secara Jujur dan Loyal lah…
    Ringkasan tersebut sudah mengisi keseluruhan diantaranya, sebab mengapa ? Mecari orang pintar itu gampang, yang susah itu mencari Jujur dan Loyal.

    Bila dapat kita tabur hal tersebut, niscaya hasil yang kita tuai juga akan baik nantinya.

    1. Selamat malam pak,, mohon izin untuk ikut berkomentar,,, setelah membaca dan memahami apa yg telah dituliskan dan disharekan dari bapak anggi team bage,, tidak menutup kemungkinan dibeberapa estet masih ada permasalahan yang sama,,, maka dari itu ada 2 poin yang ingin saya sampaikan utk bisa jadi fokus perbaikan utk semua pak..
      1.yaitu untuk lebih memperhatikan utk percepatan perbaikan blok bermasalah disetiap hancak pemanen,, seperti ga adanya titi panen,pasar pikul gambut,, hancak rawan banjir,, gawangan dan pasar pikul semak,, serta piringan semak… Hal seperti yang harusnya bisa direspon atau diprioritaskan lebih cepat,, utk menunjukan ke karyawan bahwa setiap keluhan merrka lebih cepat ditanggapi.
      2.yaitu benar yang dimaksud dengan pemberian reward dan punishmen yang tepat sasaran serta berjalan dengan konsisten karena akan menjadi pembeda yang akan menunjukan kualitas setiap pemanen,, dan pastinya persaingan yang pasti dan relevan pak…
      Sekian dan terimakasi,,serta mohon maaf jika ada bahasa serta kata2 yang kurang berkenan pak.

      1. Keren pak…
        Sampaikan apa-apa saja yang bermasalah pak?…
        Kita harus tuntaskan dan permudah terus TK kita yang bekerja. Permudah dalam artian positif ya pak. Mari kita perbaiki, kesalahan-kesalahan yang sudah kita lakukan.

        Kita rangkul team kita untuk bekerja baik dan benar, bukan menyalahkan. Komunikasi jujur dan saling membangun yang harus kita kedepankan.

  3. Kualitas Panen Hancur!!! Apa yang Salah? –
    Tema Yang Sangat Bagus …..

    Ada beberapa staf DIVISI Menginginkan :
    1. Saya Ingin Performance SAYA………….. EXCELLENT dengan Nilai > 90
    2. Saya Ingin Ripe Saya ….> 80%
    3. Saya Ingin Menjadi Yang Terbaik
    4. Saya Ingin Divisi Saya Terbaik Dari Yang Lain

    Dan Seseorang Bertanya :
    1. Siapakan yang ingin menjadi Yang terbaik..? Dan Apakah ANDA didukung dengan Tim Anda….??
    2. Apakah Tim Di bawah staf Divisi tahu target NILAI yang akan di capai …..????
    (Mandor 1, Mandor panen, Kerani Panen dan Pemanen)
    3. Apakah Tim Anda Mendukung Target Yang ingin Di Capai…??
    4. Sudahkah Anda Disiplin…??

    Kita Bisa Ambil Kesimpulan Dari Pernyataan Di – atas :
    a. Rerata semua lini divisi tidak mengetahui target nilai Divisi sampai lini pemanen, alahkan KEREN jika pemanen mengetahui target nilai Divisi. Nilai Excellent Pasti di tangan
    b. Nilai target divisi semua tim harus memegang dan harus bersama sama kita membangunnya.
    c. Leader harus mengetahui kelemahan di tim
    d. Mempunyai KEMAUAN tinggi di semua tim.

    ADA PEPATAH :
    “SATU LIDI AKAN MUDAH DI PATAHKAN OLEH SATU TANGAN”
    “SATU JUTA LIDI DI IKAT DENGAN TALI TIDAK AKAN MUDAH DI PATAHKAN WALAU DENGAN 10 TANGAN”
    ” TUJUAN AKAN MUDAH DI CAPAI JIKA KITA BERSAMA”

    “JANGAN SUKSES SENDIRI, AJAKLAH ORANG LAIN UNTUK SUKSES”

    1. Mantaps pak, koreksi diri dan terus bergerak ke hal positif yang harus selalu kita lakukan. Kekompakan team harus dibangun… Ini tugas leader atau komandan.

      Kalo leadernya ngebosi, anak buah jauh lebih ngebosi… Benar kan pak?…

      Marilah kita berbenah dan berbuat lebih baik.

      Kita dalam satu kapal loh pak….
      Kita dalam satu pesawat yang sama…
      Kita dalam satu bus yang sama…

      HARAM dan SANGAT TIDAK DIPERBOLEHKAN, menjadi penumpang gelap atau membocori kapal…iya kan pak?…

      1. Ada beberapa Motivasi Kerjasama dalam sebuah Tim, dimana Motivasi Kerjasama Tim tersebut akan membuat suatu GOAL yang baik dan jadi lebhb sinergi tentunya…
        – Saling Melengkapi satu dengan yang lainnya
        – Harus Memiliki Rasa Saling Percaya tentunya
        – Kerja Tim Mampu Berikan Hasil Lebih Baik
        – Tim yang Kuat Mampu Berikan Hasil Terbaik Pastinya
        – Jangan Mudah Terpercahkan Utamanya
        – Kerja Secara Tim Dapat Menyelesaikan Pekerjaan Lebih Banyak
        – Saling Mendukung Satu Sama Dengan yang Lainnya
        – Tim yang Solid akan Membuat Bisnis Tersebut Dapat Menjadi Sukses
        – Setiap Anggota Tim Harus Memiliki Tanggung Jawab yang Tinggi
        – Bersatunya Tim Seharusnya Dapat Membuat Semakin Jaya
        – Dengan Kerja Sama Tim, Kesuksesan Bisa Dicapai.

        Mungkin sekilas yang dapat saya bagikan, bila kita satu ruangan ataupun kita merupakan sama-sama penumpang, seharusnya yang kita lakukan adalah sharing (berbagi). Janganlah kita malah menjadi benalu di Ruangan tersebut, tetapi seharusnya kita dapat membangun Pondasi yang kokoh untuk mencapai GOAL Kesuksesan tersebut.

        1. Konkrit tindakan sederhananya, jika kita planters “datangi masalah, selesaikan segera”, pastikan masalah itu tidak terulang lagi.

          Saya sering sampaikan, jika kita punya blok masalah – datangi aja sering blok – blok itu akan bagus dengan sendirinya.

          Sebelum merubah orang lain – rubah dulu diri kita. Jari tangan yang selalu menuju orang lain, rubah jari tangan itu menunjuk kita.

          Salahkan diri kita, bila perlu benturkan kepala ke dinding… Agar kita berubah.

          STOP menyalahkan…
          Pecahkan cermin Anda !

  4. The Most Popular Traffic Exchange
    Ambil Keputusan Sekarang untuk Perubahan Hidup Anda - Take Action Sekarang dengan Komunitas Dash2 untuk Meraih Income Eksponensial di Bisnis eCommerce

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia