Index SOP Panen (Nilai 53,5)

Kupas Tuntas Pekerjaan yang Belum Standar

Index SOP Panen (Nilai 53,5)
Index SOP Panen (Nilai 53,5)

Setiap pekerjaan pasti ada standar kerja yang harus kita lakukan untuk mencapai hasil yang baik. Apabila pekerjaan yang kita lakukan masih belum mencapai hasil yang baik, artinya ada hal-hal yang kita lakukan yang masih belum standar dan harus segera kita perbaiki.
Berikut saya sampaikan beberapa hal yang belum standar yang saya lakukan (Garis besar Index SOP Panen), sehingga harus segera saya perbaiki agar saya dapat memperoleh hasil pekerjaan yang baik :

1. PLAN
📌 Pembuatan seksi panen berdasarkan yield.
Tujuannya adalah supaya produksi harian divisi tetap stabil dan penggunaan tenaga kerja panen lebih efektif dan efisien.
📌 Pembuatan master ancak panen sesuai tingkat yield.
Tujuannya adalah untuk memberikan kesempatan pemanen untuk mendapatkan basis atau lebih basis, sehingga membuat mereka lebih betah dan mengurangi angka turn over.

2. DO
📌 Penentuan tenaga kerja cadangan untuk mengisi ancak pemanen yang tidak hadir
Tujuannya adalah supaya tetap termonitor setiap ancak pemanen yang tidak hadir , secara kualitas panen.
📌 Simulasi atau Demontrasi panen
Tujuannya adalah memberikan edukasi kepada pemanen ataupun mengingatkankan kembali pemanen tentang standar kerja yang baik
📌 Prosesur angkut TBS
Pekerjaan angkut TBS terkadang jarang diperhatikan, karna hanya mengangkut buah dari TPH ke unit. Padahal kesalahan dalam pengangkutan TBS bisa memberikan dampak negatif yang sangat besar, seperti :
– Brondolan TPH Tinggi
– Kentosan
– Restan liar
– Kontaminasi tinggi
– Karung tercecer
– Buah tercecer karna jaring tidak standar
– Buah bisa dicuri karna pemasangan segel tidak standar
Oleh karena itu, pekerjaan angkut TBS sudah mulai harus jadi fokus perhatian kita, agar dampak negatif tersebut bisa dicegah.

3. CHECK
Setiap rencana yang sudah dibuat dan pekerjaan yang sudah dilakukan harus selalu diawasi, supaya tidak melenceng dari standar yang kita inginkan. Terkadang saya masih lalai dalam melakukan pengawasan, seperti melakukan mutu transport, surprise check BPB, melakukan grading buah di TPH, recheck Quality check mandor, dan bahkan tidak melakukan Quality check, sehingga karyawan merasa tidak diawasi dan mereka cenderung melakukan pekerjaan tidak sesuai dengan standar yang kita inginkan.

4. ACTION
Beberapa tindakan perbaikan yang bisa kita lakukan setelah menjalankan proses dari perencanaan sampai pengawasan adalah :
📌 Memberikan Reward kepada pemanen yang melakukan pekerjaan dengan standar dan memberikan Punishment kepada karyawan yang bekerja tidak standar. Tujuannya adalah untuk memberikan rasa keadilan bagi setiap karyawan.
📌 Setiap proses yang dilakukan harus ada Administrasinya, sebagai Evidence bahwa kita sudah benar-benar menjalankannya.

Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat untuk kita semua .

Asal Mau, Pasti Bisa
Kami Mau, Kami Juga Bisa

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia