Mari Menulis

Menulis adalah salah satu kegiatan dengan mencurahkan apa yang kita fikirkan atau apa yang sedang kita alami dihati. Dengan kita menulis kita dapat melampiaskan sedikit banyak isi hati ataupun isi kepala kita untuk mengurangi beban fikiran serta membuat kita berfikir lebih baik dan tidak sampai fikiran kita untuk hal-hal yang buruk, misalnya menceritain orang, berfikiran  selingkuh, atapun mencuri bisa jadikan? Mengapa demikian ? sebab, bila kita lebih banyak berdiam diri tanpa melakukan hal-hal positif seperti menulis misalnya, ataupun sharing mengenai hal-hal positif . Menulis itu merupakan sesuatu kegiatan yang positif seperti kita meminum air kelapa sambil memandang suatu pandangan dengan tampilan yang menarik bagi kita.

Ketika anda Suntuk, Galau, Stres, Senang dan Gembira maka Marilah Menulis. Kenapa harus menulis? Karena menulis dapat mencurahkan perasaan hati dan meluapkan suasana hati yang dapat dibaca kembali. Untuk menggenang Sebuah sejarah terjadi, rekor yang dibuat, dan kejadiaan yang tidak dapat kita lupakan. Baik dan buruk yang dialami mulailah menulis. Bukan anda tidak bisa menulis,tetapi tidak mau.

Jika anda tidak mencoba maka anda tidak akan tau seberapa mampu mengenal diri anda. Karena sesungguhnya setiap orang bisa melakukannya. karena semua orang mempunyai waktu yang sama. Terkadang kita tidak mau menulis karena malas melakukan hal baru, merasa minder, merasa jelek dan merasa tidak bermanfaat. Karena itu hanya ada dipikiran kita. Bukankah semua hidup ini sudah dituliskan. Jadi setiap orang bisa menulis.

Mulai menulis dengan hal rutinitas, mulai yang kita lihat dan mulai apa yang anda pikirkan . Menulis juga dapat mengembangkan kreativitas dan kecerdasan emosional. Menulis dapat membuat kita selalu bersyukur. Menulis juga dapat dijadikan warisan buat anak dan cucu untuk mengetahui sejarah dan historis pendahulunya apa yang sudah dilakukan. Mewariskan sejarah yang baik untuk menjadi contoh ke penerus menuliskan hal jelek yang terjadi agar penerus tidak melakukan hal yang sama dengan sang pendahulu.

Menjadi sumber ilmu pengetahuan. Jika anda tidak mau menulis anda adalah orang yang tidak mau berbagi kepada orang lain apa yang anda miliki. Jangan tunggu nanti, kalau bisa sekarang. Menulis tidak perlu mengeluarkan biaya,  membuat pikiran menjadi lebih positif, dan lebih banyak bersedekah bagi orang lain.

David Randa Sembiring
Latest posts by David Randa Sembiring (see all)

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

8 Comments

  1. Hosting Unlimited Indonesia
  2. Jika kita dapat mengkaji diri kita lebih dalam lagi, kita akan mengetahui tingkat kemauan dan kemalasan kita berimbang atau lebih condong kemalas atau condong kemauan yang terjadi dalam diri kita untuk membuat suatu tulisan menjadi pembeda didiri kita, sebenarnya tingkat kemauan kita dengan keinginan kita dalam hal menulis, yang mengetahui hal tersebut hanyalah diri kita sendiri. So, pilihan ada ditangan kita masing-masih. Ingin bertumbuh dan berkembang atau mati tidak ada perubahan sama sekali. Rata rata penulis sukses itu juga berawal dari inspirasi yang dituangkan menjadi sebuah tulisan, dimana awalnya melaui akal fikiran kita sebelumnya. Bila ingin maju dan sukses cobalah hal hal yang baru. Misalkan menulis.

    1. Makasih pak rapelja. Kemauan terbentuk karena hati terketuk. Ingin mencoba hal baru. Merasa tertantang. Merasa ingin mengeksperikan diri, ingin maju dan jngin bertumbuh. Bukan kah kepuasan diri itu melihat orang tumbuh. Seorang pemimpin besar itu jika anggota nya berkembang dan melampui dirinya. Diposisi mana? Diri kita ? Maukah menulis buat semua orang tentang diri kita. Dan mau kita mengukir kenangan indah. Agar kita membuat hidup kita juga baik, secara diri kita juga memperbaikin diri agar meninggalkan hal yang baik.

      1. Baik sama- sama pak Davrid. Kedepannya pola yang arus kita tanamkan itu adalah Menanamkan Hal-Hal yang Positif. Positif dengan cara Berbagi, dan jangan pernah berpuas diri. Kenangan yang baik adalah pengakuan secara tidak langsung kita dengarkan dan jadi bahan cerita yang baik dan positif bagi banyak orang,,,begituuu mbroooo

  3. Menulis = “Menceritakan lalu ditulis” Simple, ayo temen – temen latih diri belajar terus menerus perbanyak menulis tidak ada istilah kata terlambat. Rock On Your Soul…

    1. Makasih bos Ayam organik. Mari saling mengkoreksi tulisan agar lebih sempurna. Karena tidak ada yang sempurna. Tidak ada yang mengetahui diri sendiri hanya orang lain lah yang mampu melihat diri kita dan mengkoresi diri kita. Jadi masukan baik atau buruk sebagai motivasi agar menjadi lebih bail

    2. ha ha ha ha benar benar benar kata upin-ipin…… he he he
      Yang telat adalah tidak sama sekali Melakukan dan Melaksanakan.
      Bila tidak langsung untuk menulis,,,,, Fikirkan,,,,,Renungi,,,,,,,,Catat,,,,,,Lalu jadi Narasi Cuy….
      Bukankah kita diciptakan sang maha kuasa dengan sangat sempurna, Dapat Membaca, Dapat Berfikir, Dapat Menulis…. Dan Masih Banyak Lagi loh yang bisa kita lakukan selagi masih dalam zona yang Baik dan Positif kedepannya.

  4. Ya ya ya… thanks Mbro, sudah mengingatkan saya.
    Mentality block itu harus MAMPU kita pecahkan, misalnya : wajar dia bisa, karena keluarga si ini…., pantas dia bisa, karena dia pintar… dan masih banyak mentality block yang terbangun tanpa kita sadari.

    Silahkan dilihat tulisan yang menyangkut Mentality Block di sini !

    Manfaat lain dari menulis dari sisi kesehatan, mengurangi cepat pikun – karena syarat penglihatan (mata), syarat motorik (gerakan tangan) dan syarat otak (berpikir) bekerja secara bersamaan. Coba perhatikan dalam kehidupan, orang yang sudah tua – cenderung di suruh untuk selalu memegang pena dan menulis. Iya kan?…

    Tetap semangat dan selalu berbagi !

  5. The Most Popular Traffic Exchange

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia
shares