Mental Pemenang vs Mental Pecundang

Mental Pemenang vs Mental Pecundang

☆ Pemenang adalah orang yang fokus pada peluang, sedangkan pecundang hanya fokus pada kesulitan

☆ Pemenang tak pernah lelah mencoba, namun pecundang selalu ragu ketika akan mencoba

☆ Pemenang tak pernah berhenti berusaha, sedangkan pecundang selalu pasrah pada takdir dan keadaan

☆ Pemenang adalah ia yang fokus untuk masa depan, sedangkan pecundang terlalu fokus pada masa lalu

Mental Pemenang vs Mental Pecundang
Mental Pemenang vs Mental Pecundang

☆ Seorang pemenang mencari solusi, sedangkan pecundang mencari orang andalan

☆ Pemenang fokus mencari ide sedangkan pecundang pikirannya dipenuhi ketakutan

☆ Pemenang adalah yang tak pernah berhenti belajar, sedangkan pecundang tak suka belajar

☆ Pemenang adalah yang belajar dari kesalahannya, sedangkan pecundang adalah yang malu dan tak mau mengakui kesalahannya.

Get up … Get up and move. We are Winners Not Losers !!!

Ade K Tarigan
Ade K Tarigan

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

16 Comments

  1. Hosting Unlimited Indonesia
  2. Mantap pak Ade….
    Setiap malam kita berdiskusi ini, daripada mikirkan sesuatu yang tidak produktif. Menjadi pemenang juga berpola, menjadi pecundang juga berpola. Sukses berpola, gagal juga punya pola.

    Silahkan kita mau pilih POLA yang mana….

    1. Makasih Pak…

      Pola pikir Pemenang
      “Carilah maka akan diberikan kepada kita, mintalah maka kita akan mendapat, ketoklah maka pintu akan dibukakan untuk kita.”

      Pola Pikir Pecundang
      “Mereka hanya berfokus pada masalah yang semakin menghimpit hidup mereka dan tak kuasa untuk menanggung beratnya. Alhasil, pecundang hanya mengasihani hidup mereka yang malang.”

      1. Pecundang hanyalah alasan dan alasan yang akan keluar dari mulut manisnya, sedangkan Pemenang adalah bukti pengakuan dari lingkungan serta hasil yang diperoleh dari proses panjang yang sudah dilewatinya.

        Kaji diri kita untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik, positif, dan lebih bermanfaat kedepannya. Gunanya tidak lain dan tidak bukan untuk mengasah diri kita menjadi Pemenang sesungguhnya tanpa berlandaskan apapun itu.

  3. Yaaaaps sangat bener sekali… Sebab bila kita merasa berpuas diri, berapa banyak kerugian yang akan kita alami ? Mulai dari menyepelekan kedepannya, lalu merasa sudah di posisi zona nyaman dan lain sebagainya….. Kebangga diri yang dapat kita lakukan adalah dengan melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas kerja diri sendiri serta lingkungan sekitar kita. Terus merasa belum puas dan ciptakan selalu suasana merasa TIDAK NYAMAN.

    1. Setiap bertemu dengan orang baru, agar selalu mengosongkan gelas terlebih dahulu.
      Pengosongan ini semacam persiapan untuk menampung banyak hal yang mungkin dapat diserap dari orang yang baru kita jumpai,misalnya pengalaman, pandangan bahkan mungkin pula ketidaktahuan.

      Perjumpaan dengan orang lain adalah peluang untuk belajar dan mengambil dari pengalaman hidup mereka.

      Jangan lupa filter Bro agar tak semua hal masuk ke dalam gelas.
      Jangan pernah berpuas diri#Keep Strong#Keep Spirit

      1. Yuhuu beneeer sekali gaesssss….
        Mobil dan Motor serta Mesing Penunjang itu pakai Filterrr, Apalagi kita mahluk ciptaan Sang Maha Kuasa yang paling sempurna seharusnya mem filter nya lebih lagi, ada yang bisa kita ambil secara positif dan yang negatifnya kita buang dan tanam didalam tanah boleh juga….
        Orang Baru, Lingkungan Baru termaksud dalam awal kita memulai semuanya (Gelas Kosong) tetapi tidak dengan Mental kita Gaesss. #BergerakAtauMati

  4. Semua umat manusia yg di ciptakan oleh sang pencipta dimuka bumi ini dilahirkan sebagai pemenang, tetapi banyak yg tidak menyadari itu kenapa?? Karena banyak hal yang menurut mereka untuk menjadi mental juara atau pemenang tantangannya begitu berat sehingga mereka tidak kuat, takut dan tidak mampu menghadapi tantangan itu semua, al hasil mereka tidak berani mencoba artinya sudah tersugesti dalam pikiran mereka bahwasanya menerima apa adanya aja, seperti yg di komen oleh sdr. Rapeja ” sudah merasa enak di zona nyaman” nah pola 2 seperti itu lah yg harus di rubah dan di buang yg efeknya akan timbulah mental2 pecundang, rasa malas, rasa takut, tidak berani bertanggung jawab, berbohong dan hal negatif lainya..jadi intinya marilah kita terus menerus berpikir positif yg pada akhir akan mengeluarkan aura positif juga agar bertumbuh dan lahir sebagai pemenang, bagi yg sekarang masih bermental pecundang ubah pola pikirnya mari mulai detik ini dan kedepannya berubah, berubah dan berubah agar kedepannya lebih baik lagi dan tidak ada kata terlambat. Rock On Your Soul.

    1. Keren… mulai dari hal sederhana/hal kecil bernilai positif – lakukan terus menerus, disiplin dan konsisten – akan memberikan dampak luar biasa terhadap diri dan lingkungan. Tetap semangat, go to success !

  5. Pada dasarnya jika manusia diberi 2 pilihan antara pemenang atau pecundang semua akan menjawab pasti menjadi pemenang.
    Akan tetapi jika mereka di tanya bagaimana cara menjadi seorang pemenang mereka tidak tahu.
    Padahal ketika kita ingin menjadi seorang pemenang kita harus mempersiapkan terlebih dahulu, pola pikir harus di ubah sehingga untuk menjadi pemenang tidak hanya keluar dari mulut tetapi mental, semangat dan pola pikir juga harus menjadi seorang pemenang.

    karna benar seperti komentar dari bapak rendi, setiap manusia terlahir untuk menjadi seorang pemenang, tinggal lagi dia mau atau tidak mau berusaha menjadi seorang pemenang.
    ketika mendapatkan suatu rintangan atau cobaan bagaimana dia menghadapinya ??
    Menyerah atau berani mengadapi suatu masalah itu.

    Dan dari komentar Pak AC adalah suatu semangat untuk menjadi seorang pemenang.
    “Mulai dari hal sederhana/hal kecil bernilai positif – lakukan terus menerus, disiplin dan konsisten – akan memberikan dampak luar biasa terhadap diri dan lingkungan.”

    Karna seorang pemenang akan menjadi orang yang sukses dan hebat, sedangkan seorang pecundang akan hanya mengeluh, negative thinking, bahkan jika ada masalah dia akan lari.

    1. Apa yang kita pikirkan saat ini, itulah yang bakal terjad. Kejadian kita hari ini merupakan resultante dari masa lalu. Jika saat ini berpikir positif, cenderung yang kita dapatkan ke depan hasilnya positif, begitu juga sebaliknya. Yok berpikir positif…

  6. The Most Popular Traffic Exchange

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia
shares