Pilot The Adventure Team memastikan pemasangan gorong-gorong sudah terpasang

Notulensi Instruksi dan Arahan Area Controller 1 Regional Mentaya

Jum’at, 20 Nopember 2020

Yth. Bapak PC KalTeng

cc: Bapak RH Mentaya

Maafin saya Pak PC, belum bisa membuat Area 1 kinerja pekerjaan standard, terutama di pusingan panen, larut di pusingan panjang.
Kami masih dihadapkan HKE rata-rata 89%, supervisi yang masih lemah, kemalasan dan panen mentah.

Kecuali BHJE dan BDME, pusingan semakin meningkat, dominan disebabkan :

Tgl 14.11.2020, hari Sabtu hujan berhenti hampir jam 12 siang, mulai hujan jam 06.00 pagi.
Tgl 18.11.2020, hari Kamis hujan berhenti jam 09.30 WIB mulai tengah malam.

BDME
BDME 2: Bulan Oktober diawali keluar 4 TK pindah ke PT. Unggul, jarak dua minggu menyusul 8 TK. Tidak ada masalah Pak PC.
Langsung kita berjibaku mencukupkannya pak, namun TK yang kami rekrut pengalaman bekerja di sawit masih minim.

BHJE
Ini tantangan dan ujian terberat saya Pak PC. 2 bulan saya sudah intens di BHJE pak.
Larut di pusingan panjang:
– Tanggung jawab tuntas ancak, di pemanen dan mandor belum konsisten.
– Turn over masih tinggi.
– Kemalasan dan pengawasan masih lemah Pak PC.
– Ketidakadilan masih ditemui Pak PC.

Saya tetap berusaha semaksimal mungkin ke EM dan Asisten saya :
– Segera bertindak, bukan mikirnya yang banyak.
– Terus mencontohkan dan melakukan pengawalan lebih ekstra.
– Kegiatan kebersamaan dan kepedulian terus kami lakukan : datang ke rumah karyawan, Jum’at bersih dan Olah raga bersama.

Demikian Pak PC, Saya sampaikan pak.
Mohon Arahan dan nasehat dari bapak.

Terimakasih.

Kamis, 19 Nopember 2020

Kepada Yth.
All EM Area 1

cc: Bapak RH Mentaya

Salam produktifitas
Berdasarkan realisasi angkutan TBS yang telah terjadi, belum ada satu estatepun yang berhasil angkutan TBS terakhir jam 17.00 WIB. Akar masalahnya (root cause) faktornya di mana:

1. Sistem panen BHS belum 100% berjalan dan masuknya ancak masih di atas jam 06.00 WIB. Ditemui TBS mencar-mencar dan ancak tidak tuntas bukan di ujung seksi.
2. Produktifitas dan kecukupan BM kurang atau masih rendah.
3. Pengaturan AUTOPILOT, dikendalikan mandor/driver. Suka-sukanya bekerja. Kendali Asisten/EM di mana?…
4. Perawatan jalan masih H0 (pada saat panen) dan TK yang diaturkan cenderung tidak diarahkan/diaturkan dengan baik. Sudah sering dicontohkan dan semuanya sudah paham Bagaimana cara merawat jalan yang baik?…, Kenapa tidak dilakukan?…
5. Komunikasi team masih sangat lemah (divisi dan estate), cenderung sudah muncul masalah baru semuanya sibuk – seperti kebakaran jenggot. Ironi: fasilitas radio sudah dilengkapi, kenapa tidak digunakan – padahal untuk mempermudah bekerja?…
6. NGEBOSI, semua dipasrahkan sama anak buah.

Mau sampai kapan kemalasan ini terjadi?…
Apakah kita baru bertindak setelah semua stress/kabur?…
Apakah support masih kurang?…

All team…
Jangan tunggu orang lain yang akan mengubah kita, karena kemalasan, kebodohan, ketidakpedulian, ngebosi, eksekusi lemah dan performance yang buruk.
Semua kita tau, apa yang harus kita lakukan untuk membuat semua menjadi baik dan standard, sehingga kita bekerja lebih produktif dan mudah.

Instruksi tegas dari saya (All EM/All Asisten) :
1. Massive mencontohkan dan mengawal langsung ((evidence) dikirimkan).
2. Team khusus rawat jalan (H+1) : poros (kendali EM), jalan CR/MR divisi (kendali Asisten). Pastikan ada team khusus poros (tidak boleh diutak-atik dan berikan jarak), team khusus divisi dan team khusus jalan yang sudah rusak parah.
3. Unit kontraktor yang tidak produktif keluarkan atau teguran keras. Pakai Surat dan lampirkan kinerja unit mereka.
4. STOP menyalahkan (orang lain/departemen lain), tindakan yang bertubi-tubi, presisi dan sampel mewakili.
5. Khusus unit kontraktor, tambahkan klausal di SPK:
– Tidak boleh mengangkut buah pribadi.
– Usahakan unitnya standby di Perumahan, jika memungkinkan drivernya tinggal di Perumahan kita juga.
– Tanggung jawab menuntaskan TBS secara harian, mengacu kepada jadwal angkut yang dibuat/ditentukan estate. Bukan suka-suka bekerja. Sering terjadi: hujan tidak masuk, di areal panen yang jalan bermasalah pulang tanpa ada pemberitahuan, malam tidak mau muat. Unit internal yang menyapu/membersihkan sisa-sisa TBS dari angkutan eksternal.
6. Lakukan dadakan check rutin : segel/jaring, kelengkapan administrasi unit/driver, miras, kesehatan driver, dll. Semua terdokumentasi dan tercatat.
7. Jadikan acuan kaliberasi muat dan kembali muat, untuk menentukan kebutuhan unit/BM dengan kirim terakhir jam 17.00 WIB.
8. Estate menentukan rute angkut TBS menuju PKS, agar Wilayah mengkompilasinya.
9. Bekerja berdasarkan rentang kendali. Masih dijumpai kendali EM nihil.
10. Penuntasan akses A1, A2, A3 serta areal semak paling lama tahun 2020 ini (EM WAJIB melaporkan progress dan mengupdatenya).

Demikian saya sampaikan untuk menjadi koreksi dan perbaikan kita bersama.

#JustDoIt

Best Regards

AC 1

3 November 2020 07.06 WIB

All team
Pola hujan yang terjadi cenderung sore sampai malam

Gunakan waktu terang (panas) ini untuk percepatan angkutan TBS . Dibutuhkan :
1. Kesegeraan bertindak, jam 07.30 WIB sudah mulai angkut TBS di masing-masing divisi
2. Memperbaiki jalan tidak harus laterite, karena penyebab jalan rusak adalah air… air… air… dst. Pastikan tidak air dibadan jalan, draenase lancar dan jalan cepat kering.
Massive rawat jalan manual, dengan tenaga yang sudah paham tugas dan tanggung jawabnya.
3. Dibutuhkan strategi dan siasat.
Misal: daerah rawan mulai panennya lebih awal, dll

Bukan hujan atau jalannya yang kita salahkan, tapi cara dan kesegeraan bertindak kita yang harus kita rubah serta nol restan yang harus ditanamkan

Silahkan dibaca artikel terkait :
Langkah Jitu Menuju Akhir Tahun 2020 Area 1 Regional Mentaya

Ikuti Saya

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia
shares
error: Content is protected !!