Penuntasan Pusingan Panjang Area-1

NOTULENSI

Agenda : Penuntasan Pusingan Panjang Area-1
Hari/Tanggal : 14 September 2020
Pukul : 19.00 sd 23.00 WIB
Tempat : – Ruang Meeting Wilayah 1
Jumlah Peserta : 25 Orang
– Area Controller 1 (AC 1)
– All Manager Estate & Manager Traksi Wilayah 1
– Askep
– All Kasie Estate & Kasie Wilayah
– All Asisten Unggulan AC & EM
– All Asisten BHJE, BDME dan GMKE
Notulis : Muhammad Rizal

Susunan Kegiatan :
1. Pembukaan Acara Oleh Putri (Admin HR)
2. Pembacaan Doa Oleh Bapak Angga (Asisten GMKE)
3. Pengarahan dari Bapak Budi Siregar (Area Controller-1)
4. Presentasi Oleh Bapak Hasan (Asisten BHJE)
5. Presentasi Oleh Bapak Miftah (Asisten GMKE)
6. Review Bahan Rakor AC-1
7. Doa Penutup Oleh Bapak Fahri (Kasie GMKE)

Pembahasan :
1. Faktor penyebab hancak tidak tuntas menurut hasil dari Visit Bapak AC-1 ke estate BHJE, SMNE dan BAGE ada 11 faktor yaitu :
a. Enggagement (hubungan emosional) antara atasan (Asisten, Mandor) dan tenaga kerja langsung tidak harmonis
b. RKH Sore vs RKH Real (pagi) itu tidak sama
c. Waktu memulai panen lebih lama, tidak sesuai dengan yang direncanakan
d. Di saat proses terjadi, laporan pergerakan ancak (jam 09.00 WIB, jam 11.00 WIB, jam 13.00 WIB dan sampai selesai) ini tidak konsisten dilaporkan, bahkan tidak dilaporkan sama sekali.
e. Kerjasama team kurang sinergi, cenderung bekerja sendiri-sendiri.
f. Target tuntas dan bersih HARGA MATI serta selesai satu seksi satu hari – ini hanya diucapin, tidak merasuk ke dalam diri dan terimplementasi dalam keseharian
g. Memanen Buah matang yang tidak standard.
h. Budaya evaluasi dan monitoring

, sehingga administrasi itu seharusnya jadi kompas menjadi tidak dijadikan KOMPAS.
i. Master Ancak yang sudah dibuat, dijadikan “Bungkusan Cabe”
j. AKP main tembak-tembak
k. Ownership estate (Estate Manager) harus intens (visit, quality check, spot check, surprise check) ke divisi yang cenderung bermasalah.
Bagi yang ingin membaca atau belajar tentang factor tersebut sudah pernah ditulis oleh Bapak AC-1 di web “Militansi.com”
2. Masalah ketika Hancak tidak tuntas yaitu adalah persentase HKE karyawan yang masih cenderung rendah dan hampir rata-rata di angka 85%.
3. TK yang tersedia tidak sesuai dengan TK yang ada di master hancak sehingga untuk menutupi kekurangan dari TK tersebut menggunakan/asistensi tenaga perawatan. Akan tetapi untuk produktivitas TK perawatan tidak seperti TK panen dan untuk jam pulang TK perawatan cenderung lebih cepat dibandingkan TK panen sebenarnya.
4. Output TK panen yang masih rendah dan Ha Cover yang masih kecil sehingga hancak panen tidak tuntas dan menyebabkan pusingan menjadi panjang.

Kesimpulan :
1. Ketika ingin menormalkan pusingan panen maka kita harus melihat trend dari pusingan sebelumnya.
2. Ketika terjadi pusingan panjang maka harus bisa punya rencana dengan cara dalam 1 minggu lakukan 2 hari potong pendek dan 4 hari potong panjang, agar bisa cepat memutus pusingan yang panjang.
3. Asisten harus bisa lebih menganalisa dalam segi perencanaan kerja, mulai dari kondisi Blok yang akan dipanen besok hari guna mengetahui kemampuan pemanen, perhitungan AKP yang benar guna mengetahui kebutuhan pemanen, jam kerja yang lebih diperhitungkan serta supervise melakukan taksasi panen dengan benar.
4. Untuk Estate GMKE target penuntasan pusingan panjang pada 19 september 2020.

Kesimpulan Tambahan Oleh bapak Area Controller 1 :
1. Untuk jam pulang karyawan lebih di tambah lagi, yang mungkin biasanya pulang pukul 14.00 akan tetapi bisa ditambah menjadi pukul 16.00 WIB, dikarenakan dalam segi perhitungan ketika jam kerja karyawan di tambah maka Luas Ha Cover dan juga hancak yang dipanen akan juga bertambah sehingga persentasi dalam penuntasan hancak lebih tinggi/hancak tersebut pasti tuntas.
2. Meningkatkan Output panen karyawan serta Ha Cover karyawan agar hancak tuntas dan pusingan normal
3. Segera memenuhi kekurangan TK panen, agar hancak panen terisi dengan masing-masing pemanen.
4. Untuk Estate yang pusingan panennya masih panjang agar menunda terlebih dahulu pekerjaan pemupukan, sehingga karyawan pupuk bisa membantu panen dan memperpendek pusingan menjadi 8-9 hari.
5. Untuk TK yang tersedia agar lebih di edukasi supaya produktivitasnya meningkat.

Demikian notulensi ini dibuat, mohon untuk dapat masukkannya dari bapak-bapak peserta yang hadir/bagi para pembaca.
Terima kasih.

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

1 Comment

  1. The Most Popular Traffic Exchange
    Peluang Mendulang Profit di Masa Pandemi Covid 19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia