Rencana Strategi dan Progam Kerja 2021 All Area KalTeng

Penyampaian dari Bapak Basuki Suseno :
– Review RH dan Review Area Controller.
– Kalau saya ada, HARUS TERJADI PROGRESS. Jika tidak ada progress, saya layak tidak bisa lagi memegang amanah itu.

Arahan dari Bapak COO (Bapak Mubarak Ahmad) :
– Cascading down : guidence sampai ke bawah dengan strategi yang dipilih (executable). Bukan indah di program, tapi tidak bisa dieksekusi.
– Strategi itu dibuat agar pekerjaan itu done (selesai). Cara mengkaliberasi diri kita, apakah yang diamanahkan amanah kita jalankan?… bahwa rencana kerja yang dibuat untuk memastikan gerak organisasi ke arah yang diinginkan. Program kerja itu dibuat untuk mengingatkan kita, agar yang dibuat terjadi, harus ada perbaikan. Apa sih konsisten?… Apa sih determinasi?… Harus dibuktikan di lapangannya, di pekerjaan terbukti membaik. Konsisten : membaik terus menerus. Akumulasi perbaikan yang harus kita pertanggungjawabkan. Mempertanggungjawabkan perbaikan terus menerus, jika stag atau sideback berarti kita GAGAL.
Makin banyak teratur, bersih…. berarti SUKSES.

Penyakit:
Buat justifikasi macam-macam, dikawal/ditungguin/support anak buah/pastikan terjadi. Misal: evakuasi TBS – tidak boleh ada restan, buat project management – monitoring.
Memastikan/memaksakan apa yang diinginkan terjadi – Apakah layak dipercaya?…
Lakukan saja pekerjaan tadi – jangan buat justifikasi lain (karena hujan, dll).
Losses saya tinggi (2,3%) – Saya datangi Manager – losses saya tekan dari 2,5% menjadi 2%.
Perjuangan organisasi dibangun untuk melakukan perbaikan dan terjadi perbaikan.
Ingin perbaikan di mana?…
Uji kemampuan?…. situasi sudah bosan untuk mengajari, masanya meminta pertanggungjawaban, jika tidak mampu disesuaikan saja.
Perbaikan itu wujud dari akumulasi dari kemampuan. Jika tidak layak…
Menempatkan orang untuk dipilih… sebagian diri Anda harus full ke ybs.

Kerja keras, menanam tebu di bibir, dedikasikan waktu kita untuk mendevelop, retorika.

Harus berani mengakui…
Harus berani mengubahnya, jika ada kesalahan.
Contoh:
BGA rekrut orang luar, bukan berarti berubah – mengembangkan orang tersebut harus ada syarat, bukan membuat BGA terpuruk.
Develop : mendedikasikan diri kita buat yang di developed. Menjadi penikmat jabatan – bukan yang diinginkan. SUDAH PASTI TIDAK BENAR !

Progress Apa?…
Sederhanakan semua?…
Memperbaiki mutu buah?…
Jika tidak berubah, TIDAK LAYAK MENJADI PEMIMPIN.
Apakah mampu memanfaatkan semuanya?….
Apakah mampu mengawal?…

Pengawasan, monitoring, basic-basic (gak usah pindah ke bab lain), Next level (sederhana saja), Improvement berkelanjutan, akumulasi perbaikan

Kentosan, areal diskriminatif, turn over (di bawah 30%) — membanggakan apa?…
Yang harus dikerjakan… harus dikerjakan (kebohongan – tegas).

Saya tidak melakukan kewajiban…
Saya tidak menjalankan rencana kerja saya dengan baik…

Automotion… paksa diri 2 minggu sekali review.
Parameter-parameter apa yang bisa menilai posisi Januari 2021. Bisa menggambarkan, kemampuan kepemimpinan “diartikulasikan”.
Pengerasan jalan – kontraktor yang kerja.
Pembuatan tanggul – kontraktor yang kerja.
Cuci parit – kontraktor yang kerja.
Nambah G6 – bukan itu progress kerja.

Bukan itu ukurannya… Supervisi dan menggerakkan orang !!!
(Mutu buah, kentosan, OER, turn over – kental unsur KEPEMIMPINAN dan CONTOHnya).

Next Level pekerjaan?…
Satu Asisten
Satu Kasie
Satu AC
“menyetor masing-masing satu, bukan hanya menjadi JARGON”.

Contoh :
Manager kawal semprot A to Z 4 kali sebulan. (sederhana dan nggak usah rumit-rumit).

TIDAK BAIK dan TIDAK BERTUMBUH… Berarti GAGAL & TIDAK LAYAK PEGANG AMANAH

Bagaimana orang yang dikelola sendiri (swakelola) – BGS, BMS, BHS, transport?…. diurus, pasti memberikan hasil TERBAIK. itulah kualitas diri dan kualitas kepemimpinan kita.

Hadir dan tungguin di semprot – A to Z

Cek PUPUK dan CEK SEMPROT… A to Z (pagi sampai sore)

Gak bisa turn over di bawah 30%… TAHUN ini DIGANTI !
Root cause factor… KEPEMIMPINAN.
Era pertumbuhan… injury time, gak bisa lagi tunggu… tunggu… dan tunggu.

Arahan dari PC KalTeng (Bapak Guntur Hamonangan Hasibuan) :
* Menetapkan killer program (program-program yang membunuh), bisa dieksekusi.
* 4DX (disiplin eksekusi) : kerja banyak hasilnya gak ada (fokusnya terlalu banyak, alias gak fokus), lakukan dasar-dasar disiplin dan konsisten – seperti laron (ada cahaya di datangi), wild wind. salah satu yang membuat kita tidak bisa fokus – karakter (cat-cat saja biar dibilang hebat), tidak suka melakukan hal-hal subtantif.

WIG : Waitly Important Goal

OER, LOSSES

Buatkan Gant Chart yang baik dan scoreboard
Setiap bulan diminta pertanggungjawabannya.

Gak usah seperti laron, ada cahaya dikit mendekati cahaya tersebut

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia