Sosok Pemimpin Kami - BDME 01 - David Randa Kembaren

Sosok pemimpin kami

Menjadi seorang atasan tidak hanya mereka yang selalu tampil rapi dengan seragam yang mereka kenakan. Dan salah satu contohnya adalah dengan adanya seorang asisten bernama David Randa Kambaren. Beliau adalah seorang asisten divisi yang tak selalu memperhatikan penampilan. Tetapi diluar penampilannya yang urakan, beliau adalah orang yang bertanggung jawab dan mengayomi kepada para bawahannya. Dengan selalu membawa suasana menyenangkan saat berkumpul atau meeting menjadikan suasana tidak terasa kaku dan formal adalah kebiasaannya. Tetapi, setiap pemimpin mempunyai kelebihan dan kekurangnnya masing-masing. Awal saya bekerja dengan beliau saya merasa tertekan, karena apa yang dia minta harus sesegera mungkin saya laksanakan. Mungkin itu cara dia mengajarkan saya agar tidak selalu menunda pekerjaan. Tetapi, yang membuat saya kurang nyaman adalah dia tipe orang yang tidak mau tahu segala alasan yang kita katakan. Sehingga membuat saya harus ekstra sabar menghadapi sikapnya yang tidak sabaran. Tetapi dibalik sikapnya yang kadang konyol beliau juga orang yang humoris dan melindungi bawahannya. Karena beliau selalu berdiri paling depan saat kami mendapati sebuah masalah. Banyak hal baik yang saya dapatkan dari beliau. Walaupun terkadang banyak orang yang mencela dan menilainya buruk dari sudut pandang yang berbeda. Saya memaklumi hal tersebut, karena setiap orang berhak untuk menilai orang lain agar menjadi bahan untuk introspeksi diri. Dan yang harus kita lakukan adalah mengambil yang menurut kita baik dari penilaian orang lain.

Selain sifatnya yang kadang konyol dan menyebalkan, beliau juga bisa disebut seorang playboy. Sudah bukan hal asing lagi untuk beliau disebut sebagai playboy, karena dimana tempat dia bekerja disitu akan ada wanita yang di dekatinya.
Tapi tidak bisa dipungkiri, bahwa beliau adalah sosok pemimpin yang berwibawa, tegas, bertanggung jawab, dan juga humoris. Dengan pembawaannya yang tegas tapi selalu dibarengi dengan candaan menjadi ciri khasnya tersendiri. Tapi terkadang juga tingkahnya tak mencerminkan seorang atasan karena sifat bar-barnya yang kadang keluar tidak tahu tdmpat, tidak perlu saya jabarkan bagaimana kebiasaan buruknya saat di kantor. Namun, saya bangga memiliki asisten seperti beliau yang selalu mau melindungi, membantu dan mengajari saya yang masih perlu banyak belajar. Selain seorang pemimpin, beliau juga seorang guru bagi saya. Beliau selalu mengingatkan saya agar Cepat dalam Belajar karena otak saya yang sedikit lamban dalam merespon segala hal. Saya berharap beliau masih mau mengajari saya dengan sabar yang masih banyak kekurangan dalam bekerja.
Pesan saya, tetaplah jadi pemimpin yang bijaksana, dan bertanggung jawab, tetap jadi orang yang humoris, dan tetap jadi diri sendiri.
Tidak banyak yang bisa saya ceritakan tentang sosok pemimpin seorang David Randa Kambaren. Karena saya tidak pandai dalam merangkai sebuah kata.

Latest posts by sitiaminah (see all)

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

4 Comments

  1. Hosting Unlimited Indonesia
  2. Makasih Non… sudah berbagi sesuatu yang positif.
    Jujur itu di atas segala-galanya, cuman etika berkomunikasi di jaga ya Non. Seorang atasan/pemimpin yang baik, JANGAN PERNAH PUJIAN – karena kita harus sadar pujian itu, membuat kita besar kepala, cepat berbangga – jika itu sudah terbentuk dalam diri – yang terjadi adalah produktifitas kerja menurun, semangat untuk berkompetisi menjadi lebih tidak merupakan tantangan, dan masih banyak sisi negatif lainnya.

    Seperti kata Kihajar Dewantoro (Guru Pendidikan):
    Ingarso sung tulodo, ing madyo mangun karso – tut wuri handayani

    (seorang pemimpin/atasan terkadang harus berada di belakang untuk mendorong, berdiri sejajar untuk menciptakan kebersamaan, berdiri di depan untuk mengedepankan tanggung jawab/meraih tujuan – di balik beragamnya orang-orang yang ada di teamnya).

    Jadilah diri sendiri, gak usah seperti bunglon. Gak usah juga kali, berbuat itu harus dinilai orang. Terpenting di saat kita berbuat, berbagi sesuatu yang bernilai positif dan bermanfaat.

    Jaga hati dan ikuti kata hati, karena hati itu gak pernah tidak baik. Memang hidup harus punya harapan dan raihlah harapanmu. Namun, tidak baik terlalu berharap yachh….

    Jujur itu jauh lebih dan…… hati-hati yachhh.

    Tetap semangat dan selalu berbagi, karena berbagi itu indah.

  3. Trimakasih atas pujian yang anda buat, terkadang kita bukan menilai kpemimpinan dari apa yang kita inginkan, tetapi kita bisa melihat pantas dan tidak pantas apa yang pemimpin lakukan kepada bawahan nya,bukan hanya dari sifat atau candaan nya. Mungkin bawahan lain nya pasti sama dengan anda memuji atasaan nya, karna setiap pemimpin itu mempunyai cara kepemimpinan nya masing-masing dan cara pendekatan ke kariyawan lain-lain. Seorang pemimpin itu terkadang ada batasan untuk menjaga etika berbicara dan sifat kariyawan kepada peminpin nya. Untuk pemimpin yang lain tetap semangat, pimpinlah kariyawan bapak dengan cara kepemimpinan bapak sendiri, kepemimpinan bapak sukses apabila kariyawan bapak hidup makmur, dan kalau pengecekan ancak slalu senyum..

    Kami Mau Kami Juga Bisa ๐Ÿ™‹๐Ÿ™‹๐Ÿ‘Š๐Ÿ‘Š

    1. Yes… mantap pak. Menjadi diri yang bermanfaat, sadar tugas dan tanggung jawab… ini yang sangat penting. Pemimpin juga harus mampu :
      – mengEDUKASI bawahannya, dari yang tidak tau menjadi tau.
      – Mengerti dan paham, masing-masing karakter siapa yang dipimpinnya.
      – Bisa membawa yang dipimpinnya selalu produktif dan semangat berkompetisi untuk menjadi lebih baik.
      – Harus mampu membalikkan keadaan dari yang TIDAK BENAR menjadi BENAR.
      – Hadir di setiap masalah dan mampu memberikan solusi.
      – Harus punya rasa EMPATI.
      Mari kita saling belajar, mengoreksi diri, tidak menyalahkan dan menjadikan diri kita menjadi manusia yang bermanfaat.

      Semangat pak.

  4. Keren Bu,
    Kejujuran yang Ibu paparkan dapat menginspirasi kami, bagaimana kami juga bisa membangun suasana yang produktif lagi didalam TIm kami, bagaimana kami dapat membentuk tim dengan sikap jujur seperti yang Ibu tuangkan kedalam tulisan ini.
    Tulisan ini juga dapat menjadi gambaran bagi kami untuk menjadi Pemimpin yang lebih baik lagi, pemimpin yang mampu mengayomi dan menjaga setiap indivdu didalam Tim.
    Semoga Asisten yang menjadi pimpinan Ibu saat ini mampu berkembang lebih dan lebih lagi kedepannya dengan adanya dukungan dari Ibu dan Tim.

    Teruntuk Ibu Siti Aminah, percayalah bahwa setiap tekanan dan pekerjaan yang diberikan oleh Pimpinan Ibu hanya semata-mata bertujuan menjadikan Ibu sebagai pribadi/Individu/Tim yang lebih baik, lebih Tangguh, dan lebih bersemangat menjadi Pemenang.

    Terimakasih Bu Siti Aminah atas Tulisan Ibu

  5. The Most Popular Traffic Exchange

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia
shares