“Taksasi”, Mengapa Aktivitas ini Menjadi Penting??….

TAKSASI, MENGAPA AKTIVITAS INI MENJADI PENTING???

Taksasi adalah estimasi produksi harian berdasarkan kondisi aktual di lapangan sehingga keluarlah angka  kerapatan panen (AKP) yang mendekati estimasi panen esok hari.

Tujuan dilakukannya taksasi adalah:

  1. Estimasi produksi esok hari,

Dalam hal ini dari hasil taksasi diperolehlah estimasi produksi untuk rencana panen besok (satu seksi), jika memang hasil taksasi masih jauh dari target panen harian maka perlu dilakukan penambahan luasan panen sehingga tonase target produksi tetap terjaga  dan stabil

  1. Menghitung kebutuhan tenaga kerja, TK bongkar muat, Jumlah unit angkut TBS. TK panen adalah sumber daya yang terbatas sehingga  alokasi TK panen harus sesuai dengan perhitungan taksasi panen, sehingga maningkatkan produktifitas
  1. Menggambarkan kondisi penyelesaian hancak panen
  2. Untuk memastikan pengangkutan TBS bisa selesai sebelum pk 17.00
  3. Menghindari bekerja malam karena rawan kecelakaan dan tingginya losses

Cara Melakukan Taksasi

  1. Luasan areal yang akan di taksasi adalah 15% dari luas seksi panen esok hari
  2. Baris taksasi ditetapkan secara permanen dengan mengambil jumlah luas baris 15% blok tersebut dan senantiasa dievaluasi keterwakilan sampel periksa
  3. Setiap baris sampel dimasuki dan disensus buah-buah yang akan di panen, yang dicatat adalah buah brondolan 3 (tiga) di format baku yang sudah ada.
  4. Jika semua baris sudah disensus maka dilakukan rekap
  5. Jumlah janjang yang akan dipanen di total kemudian dibagikan ke total sampel pokok periksa dikali 100%
  6. Kemudian muncullah angka kerapatan panen (AKP)

Kerugian jika AKP tidak akurat atau bahkan tidak melakukan taksasi??

  1. Maka potensi hancak tidak tuntas jelas di depan mata
  2. Pusingan panen memanjang karena hancak tidak tuntas
  3. Kekurangan TK panen tidak diketahui
  4. Ada potensi hancak kosong dan tidak dipanen
  5. Pengangkutan sampai malam karena kekurangan unit dan kekurangan TK BM

    Mohon saran dan masukannya buat para pembaca setia, tulisan ini sangat jauh dari sempurna oleh karena mohohn ide-ide perbaikannyaTerima kasih

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

11 Comments

  1. Hosting Unlimited Indonesia
  2. Terkhusus buat team BHJE.
    Anomali dan penuh tanda tanya produksi BHJE dikalahkan BAGE dan BDME.
    *Pak Ripelson, Pak Topu, Pak Hasan dan Pak Ismakun*

    Apa yang sebenarnya terjadi?…

    TK sudah ditambah, Pusingan Masih Panjang.

    Apakah buah di pokok sudah habis?…
    Apakah panen hanya 5 pokok pinggir jalan?….
    Apakah setelah semua karyawan di lapangan – dibiarkan AUTO PILOT?…
    Apakah tidak ada lagi keteraturan di BHJE?…
    Apakah sudah tidak ada Komandan/Pilot/Driver?…
    Apakah… Apakah… Apakah?….

    Tolong jujur !!!

    1. Jawaban dari Asisten BHJE 01 (Erwin Sitopu) :

      Siap salah saya pak.
      Terkhusus untuk BHJE 1. Untuk potensi buah masih banyak pak di pokok.
      Rendahnya produksi BHJE 1 kesalahan saya pak, HKE saya msih rendah pak, dan msih bnyak losses di lapangan pak. Selain itu TK yg baru blum sepenuhnya bisa panen pak, msih dlam proses training pak.
      Saya akan gali semua produksi yg ada pak, terkhus BHJE 1 pak 🙏

    2. Jawaban Manager BHJE (Ripelson Siadari) :

      Ini semua kesalahan saya sebgai pemimpin di BHJE pak. Masih blm benar pak.TK pnen sudah ditambah, kami masih hrus byk belajar untuk mengelolanya. HKE kryawan perlu kami tingkatkan pak, kami yg faill mengelolanya pk. Untuk potensi buah banyak pak

      Salah saya pk, saya siap belajar. Hukum saja saya pk🙏🙏

    3. Jawaban Asisten BHJE 01 (Erwin Sitopu):

      Saya akan menjadi contoh untuk setiap hal yg saya mau baik di hadapan asisten dan mandor BHJE. Porsi waktu saya dilahan akan saya tingkatkan lagi. Dan saya akan menjadi contoh untuk daily activity staff BHJE pak

    4. Jawaban Asisten BHJE 01 (Erwin Sitopu):

      Untuk TK hadir yg dapat saya lakukan pak, menyempatkan waktu 30mnit-1 jam kerumah karyawan pak.
      – Memperbanyak QC panen pak untuk mengurangi losses
      – lebih preparasi dalam pengaturan TK pengancakan agar areal semua terpanen pak.
      – Menanamkan Hancak Tuntas Itu harga mati pak,

    5. Jawaban Asisten BHJE 02 (Hasan Basri) :

      Siap salah saya pak.
      Untuk saat ini buah d pokok masih banyak pak.
      Untuk div2
      TK kami sat ini : 34 TK
      Master hancak : 36 TK
      TK training ada : 5 TK
      Kami optimalkan pak terkait output dan Ha/cov pemanen saya pak.
      Kendala saat ini masih rendahnya HKE div2 d angka 88-91%. Ini menjadi koreksi saya pak untuk lebih mendekatkan diri ke karyawan pak.

    6. Jawaban Asisten BHJE 03 (Ismakun) :

      Kami akan perbaiki pak dengan cara
      1,menertipkan apel pagi karyawan untuk hke tinggi
      2,menertipkan mrs 5
      3,memastikan ouput karyawan tinggi
      4,melakukan apsensi kepulangan karyawan bisa di atas jam 15.30 wib
      5,memastikan ancak tuntas dan bersih harga mati.

      1. Seharusnya bahasa Asisten adalah bahasa eksekusi dan bukti. Jawaban Asisten ini, seharusnya diganti menjadi :

        Point 1 idealnya diganti “setelah apel pagi, karyawan yang tidak hadir saya datangi ke rumahnya untuk memastikan apakah sakit?… apakah malas?… (buktinya saya kirimkan)”

        Point 2 seharusnya diganti “3 – 5 karyawan dari evaluasi apel sore produktifitas terendah atau karyawan saya yang sering bermasalah si A, si B, si C, si D, si E – hari ini saya contohkan (demontrasikan) langsung di lapangan (buktinya saya kirimkan).

        Point 3 idealnya diganti “Saya sudah analisa/evaluasi pada saat apel sore pak: 3 – 5 TK bermasalah, areal bermasalah, target harian+varian minus yang tidak capai sebelumnya, capaian janjang per 10 menit (angka sederhana) – saya kumpulkan untuk koordinasi target harian pada saat jam 9, 11, 13 sekaligus monitor pergerakan ancak/QC mandor/kendala yang dihadapi (bukti saya kirimkan)”

        Point 4 lebih baik diganti “Saya sudah bagikan ke semua karyawan Kartu Tilang, sebagai syarat karyawan boleh pulang. Saya tungguin di jalur yang sudah ditentukan pada masing-masing seksi panen. Kartu tilang diserahkan ke saya – jika masih ada TK panen belum selesai saya suruh bantu – atas persetujuan Asisten/Mandor 1 – kartu tilang diserahkan (bukti saya kirimkan)”

        Point 5 seharusnya diganti “Saya monitor pergerakan ancak harian jam 9, 11, 13 – saya hubungkan dengan jumlah QC supervisi saya. Saya pastikan dan kawal ke lapangan langsung jam 9 minimum 1 QC, begitu seterusnya pak”.

        Seperti ini menurut saya bahasa eksekusi dan bukti !

    7. Jawaban Pak Hasan Basri (Asisten BHJE 02) :

      Siap salah pak saya perbaiki bahasa saya pak. Untuk saat ini pak yang saya lakukan untuk mengkatkan output dan ha/cov kami memonitoring jam kepulangan karyawan pak. Dan untuk meningkatkan HKE kami perbanyak main kerumah karyawan terkusus karyawan2 tidak masuk hi.

    8. Jawaban Pak Ismakun (Asisten BHJE 03) :

      Untuk pengancakan karyawan sepagi mungkin
      1.Mulai pengancakan karyawan pukul 06.00 wib dan kepulangan karyawan pukul 16.00 wib
      2.melapurkan pergerakan ancak tuntas tiap 2 jam sekali
      09.00 wib
      11.00 wib
      12.00 wib
      14.00 wib
      16.00 wib
      Mungkin itu utk perbaikan normalisasi pusingan bhje khusus ya div 03 pak. 🙏🙏

    9. Jawaban Pak Hasan Basri (Asisten BHJE 02) :

      Baik pak untuk saat ini yang sudah kami lakukan.
      1. Mulai pengancakan karyawan pukul 06.00 wib dan kepulangan karyawan pukul 16.00.
      2. Membacakan permi 2x seminggu
      3. Payroll ditempelkan di dinding Divisi
      4. Sore mendatangi karyawan yang tidak masuk

  3. The Most Popular Traffic Exchange

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia
shares