Foto Bersama sehabis Menyusuri Areal Banjir (The A Team)

The Adventure Team (The A Team) Episode Ke-3

The Adventure Team (The A Team) Area 1 Region Mentaya Episode ke-3 kali ini berada di Estate BHJE tepatnya Adventure Divisi 3 BHJE tersebut.

Foto Bersama sehabis Menyusuri Areal Banjir (The A Team)
Foto Bersama sehabis Menyusuri Areal Banjir (The A Team)

The Adventure Team Episode ke-3 kali ini bercerita perjalanan singkat menyusuri lembah genangan air disalah satu Divisi Estate BHJE Area 1 Region Mentaya ini, tanpa mengurangi semangat kami untuk berpetualang menyusuri Areal tersebut dan mencari sumber masalah genangan air tersebut ada dimana. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan pada hari kemarin  adalah Bpk Budi Siregar (Area Controller 1), Bpk Ismakun (Asisten Divisi 3 BHJE), Rapeja Agustinus (RSPO Area 1), Harmoko (Mantri Tanam BHJE) dan Agus (Mandor Panen Divisi 3 BHJE).

Area Controller 1 Memberikan Masukkan (Motivasi) serta Evaluasi kerja kepada team BHJE
Area Controller 1 Memberikan Masukkan (Motivasi) serta Evaluasi kerja kepada team BHJE

Perjalanan kami bermula dari kantor Estate BHJE, dimana pada saat di kantor Estate BHJE kita melakukan sharing antar team Supervisi Divisi 3 Estate BHJE serta memberikan masukkan (evaluasi) dan Evaluasi pekerjaan terhadap Team BHJE sendiri. Dengan begitu Team BHJE dapat lebih bersinergi secara Team serta memperbaiki kesalahan yang ada untuk menjadi lebih baik kedepannya, tidak lupa juga menjadikan bahan evaluasi beberapa temuan hasil visit waktu belakangan ini supaya bisa menjadikan pengalaman dan dapat membenahi serta mengimplementasikan perbaikan-perbaikan tersebut secara nyata. Kegiatan sharing ini diikuti oleh Bpk Budi Siregar (Area Controller 1), Bpk Rapeja Agustinus (RSPO Area 1), Bpk Ripelson Siadari (EM BHJE), Harmoko (Mantri Tanam BHJE), Agus (Mandor Panen Divisi 3 BHJE) serta Bpk Ade K Tarigan (Kasie Estate BHJE).

Peta Alokasi Genangan Banjir Divisi 3 BHJE
Peta Alokasi Genangan Banjir Divisi 3 BHJE

Tujuan lokasi kali ini yang ingin kami telusuri (Adventure) yaitu di Divisi 3 BHJE blok C33a/C32a (lingkar luar, outer ring) yang dimana posisi Areal tersebut tergenang air (banjir). Setelah sampai di tempat lokasi, kami mulai melakukan diskusi singkat terlebih dahulu sebelum memasuki lokasi Areal tersebut. Persiapan seperti APD dan koordinasi untuk tidak berpencar jauh ketika sudah masuk ke dalam lokasi ini (red: kode etik masuk hutan belantara). Setelah itu harus dapat menunjukkan Areal-Area terparah (tergenang air) yang cukup lama air tersebut untuk surut dari Areal tersebut. Dengan begitu kita dapat mengetahui kendala yang ada pada Areal tersebut, sebenarnya apa yang menyebabkan Areal tersebut sering Banjir dan sangat lama surutnya air yang berada pada areal tersebut? Bagaimana cara mengatasi Areal tersebut, Apa yang salah sehingga selalu Areal tersebut rawan banjir, Tindakan apa yang harus dilakukan dengan kondisi area seperti saat ini. Kurang lebih diskusi singkat seperti ini yang terjadi pada awal sampai di lokasi Areal tersebut.

 

Sesampainya The A Team dialokasi Areal yang akan di Telusurin
Sesampainya The A Team dialokasi Areal yang akan di Telusurin

Dokumentasi diatas ketika The Adventure Team (The A Team) bersama Team Estate BHJE Divisi 3 ketika sesudah sampai di Areal yang akan disusurin sehabis melakukan diskusi singkat seperti paragraph diatas. Sebelum kita melaksanakan susuran atau visit kelapangan dibiasakan terlebih dahulu untuk berdiskusi singkat serta memastikan kelengkapan team yang akan visit kedalam blok tersebut. Singkat cerita, setelah berdiskusi kurang lebih 30 menitan dan briefing, selanjutnya Team  langsung masuk kedalam blok unt menyusuri Areal tersebut.

The A Team memulai untuk menyusuri Areal Blok tersebut
The A Team memulai untuk menyusuri Areal Blok tersebut
Posisi pokok yang hampir tumbang
Posisi pokok yang hampir tumbang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

The Adventure Team (The A Team) Area (Bpk Budi Siregar, Bpk Rapeja Agustinus) bersama Team BHJE Divisi 3 (Bpk Ismakun, Bpk Agus, Bpk Harmoko) memulai perjalanan masuk kedalam blok C33a/C32a Divisi 3 Estate BHJE. Dan terlihat pada gambar diatas menunjukkan bahwa beberapa pokok sawit hampir tumbang dengan memperlihatkan akar (Radix) pokok yang sudah bertumbuh keatas permukaan tanah hingga menjadikan penumpukan akar (Radix) diatas permukaan tanah tersebut. Disini seharusnya dilakukan penimbunan sehingga akar (Radix) tertutup dan tumbuhnya pokok bisa kembali seperti normal.

The A Team berdiskusi singkat dahulu sembari Area Controller 1 memberikan Evaluasi Areal tersebut
The A Team berdiskusi singkat dahulu sembari Area Controller 1 memberikan Evaluasi Areal tersebut

Pada gambar diatas seluruh team berhenti sejenak sembari mendengarkan arah dari Area Controller 1 untuk mengevaluasi dari beberapa yang sudah dilewati, seperti :
1. Semak-Semak agar dapat dituntaskan
2. Under prunning agar segera di progresskan
3. Parit-parit yang kesumbat agar di croscheck kembali, setelah itu dituntaskan
4. Akar-akar pokok yang sudah mulai bertimbul segera dibuatkan progrees penimbunanya
Dengan demikian, sampai dengan jalan seperti gambar diatas sudah beberapa kendala terjawab, dan segea dibuatkan flow perbaikan Areal tersebut serta dapat secepat mungkin di implementasikan progress perbaikannya.

Area Controller 1 bersama team berhenti dan melihat pokok yang gondrong
Area Controller 1 bersama team berhenti dan melihat pokok yang gondrong

Tidak jauh dari Areal semak sebelumnya diperhadapkan dengan pokok yang gondrong serta tubuhnya tidak normal (tidak seperti pokok kelapa sawit pada umunya), disini terlihat Areal ini sangat jarang untuk dikunjungi oleh Team Divisi 3 BHJE sendiri, Mengapa? bila kita kaji secara mendasar saja dahulu, kalau lah Areal ini sering dikunjungi, di croscheck misalnya pasti tidak akan separah ini ditemukan (pokok gondrong, semak-semak, parit tersumbat) dan lain sebagainya. Jadi kedepannya yang perlu dilakukan perbaikannya adalah :
1. Penuntasan pokok-pokok gondrong
2. Progres pembersihan Areal yang masih ada semak-semak nya banyak
3. Parit-parit tersumbat agar dicehcek setiap ujungnya
4. Brondolan yang masih ada, agar dapat dituntaskan

Area Controller 1 melewati Areal Genangan Air
Area Controller 1 melewati Areal Genangan Air
Area Controller 1 mengangkat sepatu safety dikarenakan kondisi Banjir di Areal tersebut
Area Controller 1 mengangkat sepatu safety dikarenakan kondisi Banjir di Areal tersebut

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah selesai untuk berdiskusi singkat diperhentian kedua seperti gambar diatas sebelumnnya, Team melanjutkan perjalan untuk memasuki Areal tersebut lebih dalam untuk melihat kondisi Areal seperti apa. Disaat perjalanan seperti tepat gambar diatas team dipertemukan Areal banjir dengan genangan air kurang lebih tingginya sedengkul kaki yang dimana mengakibatkan keluarnya Buah agak menjadi sulit, dikarena jalan nya tergenang setinggi dengkul kaki. Disini seharusnya kita melihat aliran hulu/hilir nya genangan air tesebut dan dilancarkan alirannya agar cepat surut dan menjadikan jalan tersebut gampang untuk dilewati. Dari foto diatas kita bisa berlapang dada belum dapat mengkelola Areal tersebut dengan baik dan benar, dari situ kita harus banyak belajar dan mengambil pengalaman dari yang sudah terjadi sebelumnya. Sehingga kita dapat membenahi dan memperbaiki Areal tersebut lebih membaik dan kelancaran Operasional panen berjalan dengan baik tanpa hambatan apapun itu.

Belajar mengenai teori butiran brondolan ada yang tenggelam dan yang mengapung
Belajar mengenai teori butiran brondolan ada yang tenggelam dan yang mengapung
Melihat butiran brondoalan yang tenggelam dan mengapung
Melihat butiran brondoalan yang tenggelam dan mengapung

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sedikit kemarin yang menjadi pembahasan sekilah dari team adalah penemuan Brondolan yang tenggelam dan Brondolan yang mengapung…Jadi, team memecahkan masalah tersebut gaess..
Mengapa demikian bisa terjadi hal seperti itu ? mari kita kupas tuntas permasalahan tersebut.
Brondolan itu tenggelam karena masih dominan nya kadar air didalam brondolan tersebut, sehingga bila kita mengingat suatu teori “Air dan Minyak”, “Minyak akan mengapung seharusnya” nah sebaliknya untuk Brondolan yang tenggelam tu dikarenakan dominan minyak yang ada pada brondolan tersebut, maka terjadilah brondolan-brondolan yang dominan minyak akan mengapun.
Kurang lebih penjelasannya  seperti itu gaes (boleh ditambahin dikolom komentar gaes).

Lanjutan team berjalan untuk menelusuri Areal Blok C33a dan C32a
Lanjutan team berjalan untuk menelusuri Areal Blok C33a dan C32a
The A Team sampai ke penghujungnya Areal tersebut
The A Team sampai ke penghujungnya Areal tersebut

 

 

 

 

 

 

Masih dengan dengan Areal yang sama dan posisi genangan yang hanya kurang lebih saja pada yang sebelumnya. Tetapi pada gambar diatas sebelah kanan adalah ujung dimana Team tersebut mengakhiri perjalanan, sebab ini merupakan sampel dari beberapa Areal di Divisi 3 yang masih tergenang Banjir dan mengakibatkan proses panen terhambat dikarenakan adanya genangan air tersebut. Bila sudah terjadi hal seperti ini jangan kita mencari siapa yang salah, siapa yang benar. Tetapi, mari kita tuntaskan bersama sama untuk Areal ini kita ubah agar tidak tergenang air lagi dan proses Panen di Areal ini menjadi normal kembali seperti biasanya.

Team mulai berjalan dan menuju kembali ke Estate BHJE
Team mulai berjalan dan menuju kembali ke Estate BHJE
Perjalanan kembali The A Team
Perjalanan kembali The A Team

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah The Adventure Team (The A Team) Area bersama Team BHJE Divisi 3 selesai menyusuri Areal rawan Banjir pada Blok C33a/C32a, team pun kembali keawal tempat titik kumpul pertama kali sampai di Areal tersebut, dengan memastikan seluruh personel lengkap serta dalam kondisi aman dan baik.

Tanah disekitaran pokok sangat lembek
Tanah disekitaran pokok sangat lembek

Telihat tanah tersebut sangat lembek dan bila kita lewati saja langsung berupa seperti gambar diatas, mengapa demikian? ini cenderung diakibatkan Areal tersebut terlalu lama tergenang air sehingga menyebabkan kelembapan pada tekstur tanah dan mengakibatkan tanah tersebut mudah sekali susut ketika kita lewat melintasi. Jadi dengan mengapa sangat diperlukan untuk penuntasan masalah genangan air tersebut? agar masalah genangan air tersebut tidak merembet kemana-mana hingga menimbulkan hambatan pada team Panen dan proses panen menjadi sulit dan lama selesainya.

Team kembali ke titik awal kumpul setelah selesai Visit kedalam Areal tersebut
Team kembali ke titik awal kumpul setelah selesai Visit kedalam Areal tersebut

Kami pun mengakhiri pentulangan dengan kembali ke titik awal berkumpul dengan memastikan kelengkapan anggota serta kondisi anggota team yang masuk kedalam Areal tersebut. Team sangat merasa senang disamping kondisi Areal yang sangat miris tersebut karena banyak hal yang di dapatkan oleh Team dari hasil petualangan (Adventure) ini dan hal seperti ini adalah langkah menjadi perhatian bersama dalam melakukan perbaikan kedepannya, karena setelah kami pulang dari Areal tersebut, kami berharap tidak akan enemukannya dalam posisi yang sama lagi karena sudah dimasukki manusia, benarkah?? Seharusnya benar he he he he

Total langkah kaki berjalan Team di Divisi 3 BHJE
Total langkah kaki berjalan Team di Divisi 3 BHJE

Kurang lebih 6435 langkah yang sudah kami jalani untuk menyusuri Areal Blok C33a/C32a Divisi 3 BHJE tersebut, tidak mematahkan semangat kami dan kami juga tidak merasakan yang namanya menyerah. Itu semua dilakukan untuk BHJE lebih baik lagi, lebih sinergi lagi serta mengembalikan tahta BHJE sesungguhnya untuk menjadi Estate tebaik. Caranya ?? Lakukan perubahan, dimulai dari sekarang, perbaikan…perbaikan…perbaikaan tetap komitmen dan konsisten dalam menjalankannya, agar bisa lebih membaik kembali.

John Chena Area 1 Mentaya (Rapeja Agustinus)
John Chena Area 1 Mentaya (Rapeja Agustinus)

 

Dengan demikian berakhir juga perjalanan The A Team (The Adventure Team) Area 1 Region Mentaya pada Kamis, 15 Oktober 2020. Masukan dan komentar dalam penyempurnaan kosakata maupun pelengkapan dari narasi ya saya tuliskan sangat saya nantikan. Sekian dan Terimakasih

 

Rapeja Agustinus
Admin RSPO Area 1

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Langganan postingan terbaru, GRATIS !

You May Also Like

7 Comments

  1. Hosting Unlimited Indonesia
  2. Luar biasa untuk The A Team.
    Seperti kata pepatah “Sambil Nyelam Sambil Minum Air”
    Itu lah yang di lakukan The A Team..
    Sambil bertualang, Sambil Olah Raga, Sambil juga melihat kondisi di lapangan.
    Sehingga banyak pelajaran yang berharga yang didapatkan.
    The A Team..👍👍👍👍👍

  3. Keren pak, berarti kali ini momen nya bermain dengan air ya pak, foto-foto nya keren kali itu, apalagi ending nya tidak memakai sepatu, waduh kenak kali itu. Tetap semangat team adventure, dari team ini kita bisa ambil pelajaran nya, jangan meremehkan hal yang kecil, krna hukum alam slalu berlaku, hal yang kecil akan tumbuh menjadi besar.

    1. Ya pak, “belajar sambil bermain” – salah satu cara ampuh menghindari kebosanan. Mari menularkan yang BAIK ke lingkungan, agar lingkungan dominan orang-orang baik.

      Tetap semangat pak.

  4. Perbanyak berjalan kaki (matematika jalan kaki, MBWA = Management by Walking Around) salah satu cara jitu untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan.

    Silahkan dibaca tulisan yang berkaitan dengan matematika jalan kaki atau budaya kebun :

    Pupuk itu juga berada di bawah telapak kaki planters.

    Jika seseorang pemimpin divisi/estate malas menggunakan kakinya masuk ke dalam blok – SUDAH BISA DIPASTIKAN DIVISI/ESTATE tersebut mengalami pemburukan.

    Saya sudah buktikan, misalnya : Jika kita punya blok bermasalah, datang aja selalu ke blok tersebut – sudah dipastikan secara otomatis blok tersebut pastilah baik…. Buktikan !!!

    Mari lebih banyak masuk ke dalam blok saat kegiatan berlangsung, agar karyawan merasa terawasi – sehingga kerjanya menjadi baik.

    Tetap semangat…

  5. Sifat air pastilah mencari tempat yang lebih rendah. Jika tidak ada over flow untuk pembuangan, pastilah air akan berkumpul membentuk genangan sampai pada level air bisa mengalir – seperti itulah sifat air.

    Dalam pembukaan areal perlu diperhatikan :
    – Perhatikan level air tertinggi yang pernah terjadi (historikal curah hujan dan informasi dari masyarakat, bisa digunakan sebagai informasi tambahan).
    – Cari informasi sebanyak-banyaknya agar tidak terjadi pengulangan kerja, pada saat tanaman berproduksi (red: terjadi di BHJE).

    Mari kita tuntaskan kendala/masalah yang terjadi di BHJE

  6. Pak Ripelson sebagai petinggi unit di BHJE. Bagaimana progress pengurusan SPK rental PC 130?…
    “untuk mounding sekaligus bumbun pasar pikul di blok C31, C32 dan C33” BHJE 03

    Masalah akan tetap menjadi masalah, harus diselesaikan dan dituntasin !!!

    Ditunggu progressnya !!!

  7. The Most Popular Traffic Exchange

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hosting Unlimited Indonesia
shares